DPC PDIP Banyumas Gelar Musancab, Sadewo Tekankan Konsolidasi Internal hingga Tingkat Ranting

BANYUMAS — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banyumas mulai menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi untuk memilih ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Banyumas.

Ketua DPC PDIP Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menegaskan bahwa proses Musancab menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah menjelang agenda politik mendatang.

Menurutnya, setelah Musancab selesai, partai masih akan melanjutkan tahapan konsolidasi melalui musyawarah ranting dan pembentukan pengurus di tingkat desa maupun kelurahan.

“Setelah ini masih ada proses lagi, musyawarah ranting dan seterusnya. Insyaallah dengan struktur yang sudah ada, mudah-mudahan dalam satu hari ini bisa berjalan lancar. Bagi kami, organisasi PDIP ini sudah sampai ke semua tingkatan, sehingga konsolidasi internal itu sangat penting,” ujar Sadewo.

Ia menyebut, soliditas partai menjadi kunci utama dalam mempertahankan kekuatan politik PDIP di Banyumas. Menurutnya, mempertahankan basis suara yang sudah ada bukan hal sulit apabila mesin partai tetap solid dan bergerak bersama.

“Kalau PDIP solid, saya kira mempertahankan itu bukan hal yang susah. Tapi untuk menaikkan jumlah kursi, tentu kita harus kerja keras,” katanya kepada wartawan, Minggu 24 Mei 2026.

Sadewo juga menanggapi anggapan bahwa posisi PDIP sebagai partai yang berada di luar kekuasaan nasional dapat memengaruhi hubungan dengan pemerintah pusat. Ia memastikan hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten Banyumas.

Menurut dia, komunikasi dengan pemerintah pusat tetap berjalan baik dan Banyumas tetap memperoleh perhatian dalam bentuk bantuan pembangunan.

“Kalau di Banyumas, saya beberapa kali bertemu menteri, tidak pernah ditanya soal partai. Bahkan bantuan ke Kabupaten Banyumas cukup tinggi,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, Banyumas baru saja mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat berupa rencana bantuan pembangunan 15 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan total nilai mencapai Rp111 miliar.

“Bahkan kemarin kita mendapat apresiasi dari Pak Presiden, Banyumas akan diberikan bantuan 15 TPST dengan total nilai Rp111 miliar. Jadi meskipun saya dari PDIP, di pusat tidak pernah ada perlakuan berbeda,” tegasnya.

Musancab PDIP Banyumas dijadwalkan berlangsung secara bertahap untuk seluruh PAC di wilayah Banyumas. Agenda tersebut menjadi bagian dari strategi partai dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus menjaga soliditas kader menjelang dinamika politik ke depan.