KARANGSARI, suarabanyumas.co.id – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Cabang Banyumas memperkuat upaya pengenalan profesi apoteker kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial di MIN 3 Banyumas, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan bertajuk “Petualangan Apoteker Kecil, Pahlawan Kesehatan Keluarga” tersebut menjadi bagian dari rangkaian Konferensi Cabang (Konfercab) IAI PC Banyumas.
Kegiatan ini diarahkan untuk mendekatkan profesi apoteker kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Para siswa mendapatkan pengenalan mengenai tugas dan fungsi apoteker dalam pelayanan kesehatan, sekaligus edukasi tentang penggunaan obat yang benar melalui konsep DAGUSIBU: Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar.
Ketua Panitia, Apt. Widi Kurniawan Santoso, M.Sc., dari Apotek Sumber Urip Mersi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan peran apoteker sekaligus membangun kesadaran anak-anak terhadap pentingnya penggunaan obat secara tepat. Melalui konsep Apoteker Kecil, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepedulian terhadap kesehatan diri dan keluarga.
Apt. Abdul Manan, M.Farm., praktisi pendidikan dan kesehatan, menilai kegiatan edukasi di lingkungan sekolah merupakan salah satu pendekatan strategis untuk memperkenalkan profesi kesehatan kepada generasi muda. Ia mendorong agar kegiatan serupa terus dilakukan sehingga masyarakat semakin memahami peran apoteker dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan.
“Ini merupakan kegiatan positif yang mampu mendekatkan apoteker dengan masyarakat dalam berkolaborasi meningkatkan derajat kesehatan,” ungkapnya.
Menurut Abdul Manan, pengenalan profesi sejak usia sekolah juga penting agar anak-anak memiliki pemahaman lebih luas mengenai bidang pekerjaan di sektor kesehatan. Dengan demikian, apoteker tidak hanya dikenal sebagai tenaga kesehatan yang bekerja di apotek, tetapi juga sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan yang memiliki tanggung jawab dalam memastikan penggunaan obat secara aman dan tepat.
Kepala MIN 3 Banyumas, H. Sabar Munanto, M.Pd., menyambut baik kepercayaan IAI PC Banyumas yang menjadikan madrasahnya sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, khususnya dalam mengenal dunia farmasi. Sabar juga menjelaskan bahwa MIN 3 Banyumas mengembangkan semangat EMAS atau Edukasi Mutu Alquran dan Sains untuk membentuk peserta didik yang unggul dalam pengetahuan, memiliki wawasan sosial, tekun beribadah, dan berakhlakul karimah.
“Kegiatan para apoteker hari ini dapat dijadikan sarana pengembangan tujuan pendidikan tersebut,” kata Sabar. Menurutnya, kolaborasi dengan tenaga profesional dari luar lingkungan madrasah dapat menjadi bagian dari pengembangan wawasan peserta didik, sekaligus menghubungkan pembelajaran di sekolah dengan kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Apt. Astri Yanuarti Maulita, S.Farm., perwakilan peserta bakti sosial dari Apotek Persada Purwokerto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin IAI PC Banyumas dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin IAI PC Banyumas sebagai bentuk pengabdian apoteker kepada masyarakat, untuk mengedukasi masyarakat dan memperkenalkan profesi apoteker,” jelasnya. Melalui kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Konfercab tersebut, IAI PC Banyumas berupaya memperluas jangkauan edukasi profesi dan kesehatan melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan.