Berita Terbaru Seputar Purwokerto dan Banyumas Sekitarnya
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan
Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
Berita Terbaru Purwokerto dan Banyumas Raya
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan
Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
Berita Terbaru Purwokerto dan Banyumas Sekitarnya

Soroti Krisis PAD. Ketua Komisi IV DPRD Banyumas : Bayar Pajak Jangan Kalah Mudah dari Pinjol

Penulis Tim Redaksi
Sabtu, 13 September 2025
Topik Purwokerto, Politik
A A
Ketua Komisi IV DPRD Banyumas, Dukha Ngabdul Wasih (DNW).

Ketua Komisi IV DPRD Banyumas, Dukha Ngabdul Wasih (DNW).

BANYUMAS, suarabanyumas.co.id – Ketua Komisi IV DPRD Banyumas, Dukha Ngabdul Wasih (DNW), melontarkan kritik tajam terhadap rendahnya capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banyumas. Dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) RPJMD. Ia mengungkapkan bahwa PAD saat ini mash kewalahan untuk gaji pegawai.

“Kondisi ini jelas memprihatinkan. Kalau pendapatan kita tidak cukup buat bayar pegawai, bagaimana bisa bicara pembangunan?” tegas DNW, yang juga merupakan Anggota Fraksi PKB sekaligus Ketua Panji Bangsa Banyumas.

Menurut DNW, Pemkab Banyumas harus segera melakukan terobosan nyata agar PAD bisa meningkat signifikan. Ia menyebut, reformasi sistem pembayaran pajak dan retribusi menjadi hal yang mendesak.

BacaJuga

KM UMP PEDULI, Galang Dana untuk Korban Banjir di Pulau Sumatra

Insight Talks, Komdigi Ingatkan Urgensi Deteksi Cepat Scam di Era Digital

“Jangan sampai orang bayar pajak itu lebih susah daripada topup pinjol atau judi online. Ini ironis dan harus jadi alarm,” sindirnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung persoalan klasik kebocoran pendapatan, terutama dari sektor parkir yang dinilai sudah terlalu lama dibiarkan tanpa solusi konkret.

“Sudah berpuluh tahun masalah parkir ini diem-diem bae. Harus ada langkah kongkret dan terukur, jangan terus jadi lubang hitam PAD,” kata DNW.

DNW juga mendorong Pemkab untuk melakukan audit menyeluruh terhadap sektor-sektor yang rawan kebocoran. Ia mengingatkan, tanpa keberanian membongkar kebiasaan lama, maka target peningkatan PAD hanya akan jadi wacana kosong.

Kritik DNW ini menjadi peringatan serius bagi jajaran eksekutif daerah, terutama menjelang penetapan RPJMD baru. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keberanian melakukan terobosan adalah satu-satunya jalan keluar dari stagnasi fiskal yang membahayakan masa depan Banyumas.

BagikanBagikanPinBagikanBagikanKirim
Sebelumnya

Amicus Curiae yang Diajukan Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia ke MK, Dapat Dukungan Penuh dan Apresiasi Positif

Selanjutnya

Mundurnya Rahayu Saraswati adalah Kehilangan Besar, DPR RI Butuh Lebih Banyak Anak Muda

Sorotan

BAZNAS : Mengelola Zakat untuk Kesejahteraan Umat di Indonesia

Karakteristik Kota Kecil yang Cocok untuk Gaya Hidup Slow Living

Escape to Serenity: Karakteristik Kota Kecil yang Cocok untuk Gaya Hidup Slow Living

Muspimwil V PKB Jateng Tegas Tolak Full Day School

Populer Minggu ini

Direktur PT Penerbit Qriset Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat kepada drh. Aang Hasanudin atas Prestasinya sebagai PNS Terbaik se-Jawa Barat Kategori Inovatif

Transvision Perkuat Layanan dengan Frekuensi C Band, Jangkau Wilayah Bercurah Hujan Tinggi

Tertipu Jutaan Rupiah Bermodus Pengurusan IMB, Anton Laporkan Klien Bisnis

Pilihan Pembaca

Purwokerto Ke Jogja Berapa Jam

Purwokerto Ke Jogja Berapa Jam? Ini Jawabannya!

Apakah Banyumas termasuk Purwokerto

Apa Bedanya Purwokerto dan Banyumas? Ini Penjelasannya!

Sambut Harlah Ke-91, Ansor Banyumas Marathon Ziarah dan Sowan Masyayikh

  • Profil
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat Ketentun
suarabanyumas.co.id ©2025 

Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan

suarabanyumas.co.id ©2025 

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In