PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto terus memperkuat keterbukaan informasi publik melalui inovasi digital. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut mengembangkan Magis Dashboard atau Margono Information System Dashboard, sebuah sistem penyajian data yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi rumah sakit secara cepat, akurat, real time, dan mudah dipahami.
Kepala Bagian Perencanaan RSMS Purwokerto, Setyo Budiantoro, mengatakan pengembangan Magis Dashboard merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses data dan informasi pelayanan rumah sakit. Melalui sistem ini, berbagai informasi yang sebelumnya sulit diakses kini dapat ditampilkan dalam bentuk visual yang lebih komunikatif.
“Permintaan data ke rumah sakit dari hari ke hari semakin meningkat. Kami ingin menyediakan informasi yang cepat, real time, dan akurat sehingga lebih mudah diakses masyarakat maupun pengguna data,” ujar Setyo di Purwokerto, Selasa.
Menurut Setyo, Magis Dashboard merupakan pengembangan dari Executive Information System (EIS) yang sebelumnya hanya digunakan jajaran direksi sebagai alat pemantauan kinerja rumah sakit. Kini, sebagian data yang bersifat publik dapat diakses masyarakat melalui laman resmi RSMS, sementara informasi internal tetap dibatasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, selama ini data rumah sakit sebenarnya telah tersedia melalui layanan open data. Namun, penyajiannya masih dalam format CSV sehingga masyarakat harus mengolah data secara mandiri sebelum memperoleh informasi yang dibutuhkan. Melalui Magis Dashboard, data kini disajikan dalam bentuk infografis, grafik, dan visualisasi interaktif yang lebih informatif serta mudah dipahami.
Berbagai informasi yang dapat diakses antara lain jumlah kunjungan pasien berdasarkan daerah asal, jenis kelamin, hingga indikator pelayanan lainnya. Penyajian data secara visual diharapkan mampu membantu masyarakat, peneliti, akademisi, maupun pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi secara lebih efektif.
Setyo menjelaskan, Magis Dashboard yang resmi diluncurkan pada 31 Juli 2026 merupakan bagian dari Rancangan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi (RAPKO) yang disusunnya dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2026. Implementasi inovasi tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan aplikasi, tetapi juga mencakup standardisasi data, penyusunan kamus data, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan data, hingga penguatan budaya kerja berbasis data di lingkungan RSMS.
“Kami berharap seluruh data perencanaan, realisasi fisik dan keuangan, indikator pelayanan, indikator mutu, hingga tindak lanjut hasil evaluasi dapat terintegrasi dalam satu dashboard. Dengan begitu proses monitoring, evaluasi, dan pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan berbasis data yang valid,” kata Setyo.
Melalui Magis Dashboard, RSMS Purwokerto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat melalui penyediaan informasi yang terbuka dan mudah diakses.