Pameran Karya Siswa SMAN 1 Purwokerto di Puncak HUT ke-68 Penuh Kreativitas dan Jadi Daya Tarik

PURWOKERTO – Kreativitas siswa menjadi salah satu daya tarik dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 SMA Negeri 1 Purwokerto. Beragam karya dan aktivitas ekstrakurikuler dipamerkan siswa dalam kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah, Sabtu (22/8/2026).

Kepala SMA Negeri 1 Purwokerto, Drs. Tjaraka Tjunduk Karsadi, M.Pd., mengapresiasi karya dan kreativitas para siswa yang ditampilkan dalam pameran tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembelajaran.

“Kreativitas menjadi modal untuk anak-anak kita menatap kehidupan di masa yang akan datang. Persiapan pelaksanaan maupun evaluasi hasil kegiatan pameran yang mereka tunjukkan merupakan bahan belajar yang sangat penting,” ungkapnya.

Ia menilai pengalaman siswa dalam mempersiapkan pameran, mengelola stan, hingga berinteraksi dengan pengunjung akan menjadi bekal berharga. Dari proses tersebut, siswa belajar mengenai kerja sama, tanggung jawab, komunikasi, kreativitas, sekaligus kemampuan mengevaluasi kegiatan.

“Harapannya, mereka pada akhirnya nanti bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan yang lebih positif, baik di dalam ruang maupun di luar ruang,” ujarnya.

Dalam puncak HUT ke-68 tersebut, sejumlah kelompok ekstrakurikuler turut menampilkan berbagai aktivitas dan karya. Setidaknya terdapat beberapa stan yang tersebar di lingkungan sekolah dan masing-masing menampilkan karakter serta keunggulan organisasi siswa.

Salah satunya adalah kelompok yang bergerak dalam bidang pertolongan pertama dan kesehatan. Meski aktivitas kesehariannya berkaitan dengan pelayanan kesehatan dan pertolongan pertama bagi siswa, dalam pameran tersebut mereka berusaha mengemas kegiatan menjadi lebih menarik.

Stan tersebut dilengkapi berbagai permainan dan aktivitas interaktif sehingga pengunjung tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat menikmati suasana pameran.

Selain itu, terdapat kelompok ekstrakurikuler Kompak, yang merupakan wadah bagi sejumlah kegiatan bela diri. Para siswa menampilkan kemampuan bela diri sekaligus memberikan demonstrasi menggunakan berbagai media latihan, termasuk balok.

“Masing-masing menunjukkan tingkat kemenarikannya. Mereka sebenarnya berbasis pada organisasi yang sudah biasa beraktivitas, tetapi dalam pameran ini mereka berusaha menampilkan aktivitas hariannya dalam bentuk yang lebih menarik,” katanya.

Pameran juga diisi karya siswa yang berkaitan dengan fotografi dan jurnalistik. Kelompok tersebut menampilkan berbagai hasil karya, termasuk teks foto, sebagai bentuk dokumentasi sekaligus kreativitas siswa dalam mengolah informasi dan visual.

Menurut kepala sekolah, keberagaman karya tersebut menunjukkan bahwa potensi siswa tidak hanya berada pada bidang akademik. Kreativitas, seni, organisasi, olahraga, jurnalistik, hingga keterampilan praktis dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan mereka.

Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kegiatan HUT sekolah sebagai ruang untuk menampilkan potensi sekaligus belajar dari pengalaman.

“Harapannya semua siswa bisa menampilkan diri di sini. Siswa yang lain maupun pengunjung kegiatan bisa menikmati dan berjelajah di area-area pameran yang maksimal,” ujarnya.

Selain pameran, puncak HUT ke-68 SMAN 1 Purwokerto juga dimeriahkan berbagai penampilan siswa di atas panggung. Pertunjukan tersebut antara lain berupa nyanyian dan drama.

Menariknya, seluruh penampilan tersebut berasal dari siswa SMAN 1 Purwokerto, bukan menghadirkan pengisi acara dari luar sekolah.

Kegiatan pameran dan pertunjukan tersebut sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap proses pembinaan siswa selama berada di sekolah. Sambil menunggu pembagian hadiah berbagai perlombaan, siswa dan pengunjung dapat menikmati karya serta penampilan yang telah dipersiapkan.

Salah satu peserta yakni Dinara dari kelas 13 B menyuguhkan kostum ala vampir dengan membawa konsep life after death.

Sementara itu sejak pagi peserta juga mengikuti jalan sehat yang dibuka oleh Bupati Banyumas, Sadewo Trilastiono.

Sejumlah akumni dari kalangan pejabat juga nampak hadir, diantaranya Amrin Ma’ruf DPKAD Banyumas, Oka Yudhistira yang sebelumnya Camat Banyumas, Aziz Mantan Kepala Dinporabudpar, Ratimin mantan Kabag Kesra Pemda Banyumas, Djoko Susanto Advokat, dan masih banyak lagi.

Bagi sekolah, rangkaian kegiatan HUT ke-68 bukan sekadar seremoni ulang tahun. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membangun keberanian siswa dalam tampil, bekerja sama, berkreasi, dan bertanggung jawab terhadap kegiatan yang mereka jalankan.

Melalui pengalaman tersebut, sekolah berharap para siswa memiliki bekal keterampilan dan kreativitas yang dapat mereka gunakan untuk menghadapi kehidupan di masa mendatang.