Jika Bantuan Presiden Terealisasi, Seluruh Kecamatan di Banyumas Bakal Miliki TPST

BANYUMAS – Harapan besar muncul bagi Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam upaya penanganan sampah. Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Tempat Pengolahan Akhir Berbasis Lingkungan Edukasi (TPA BLE) di Desa Kaliori menjadi momentum penting bagi percepatan program pengelolaan sampah terpadu.

Dalam peninjauannya, Presiden mengaku terkesan dengan sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di Banyumas. Model yang dinilai mampu mengintegrasikan pengolahan dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten itu bahkan disebut layak menjadi rujukan nasional.

“Saya sangat terkesan, ini satu terobosan dan inisiatif yang sangat baik,” ujar Presiden saat meninjau lokasi, Selasa (28/4/2026).

Kesan positif tersebut berlanjut dengan tawaran bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung pengembangan sistem serupa di daerah lain. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang menyampaikan kebutuhan mendesak daerahnya.

Menurut Sadewo, Banyumas masih membutuhkan sedikitnya 15 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) untuk mencapai target ambisius pengelolaan sampah.

“Saat Pak Presiden menawarkan bantuan, saya langsung menyampaikan yang kami butuhkan adalah TPST. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan 15 TPST dengan kapasitas masing-masing 10 ton per hari akan menjadi kunci dalam mendorong Banyumas menuju konsep zero waste to money pada tahun 2028.

“Kalau tambahan TPST ini terealisasi, saya optimis di 2028 Banyumas bisa mencapai zero waste to money,” tegasnya.

Pemkab Banyumas sendiri telah mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp111 miliar untuk pembangunan fasilitas tersebut. Rencananya, TPST akan dibangun dan tersebar di 15 kecamatan, sehingga seluruh wilayah memiliki sistem pengolahan sampah terpadu yang memadai.

Jika bantuan dari pemerintah pusat benar-benar terealisasi, Banyumas berpotensi menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.