BANYUMAS – BAZNAS Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan total Rp661.883.400 melalui empat program dalam momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Dana tersebut meliputi Rp125 juta untuk Program Madrasah Layak Belajar bagi lima madrasah, Rp299.125.000 untuk Program Santripreneur bagi 29 santri, Rp215.025.000 untuk bantuan ternak Ayam Elba bagi 18 kelompok, serta Rp22.733.400 untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 902 guru ngaji dan marbot.
Penyaluran ini menyasar penguatan pendidikan, kemandirian ekonomi, pemberdayaan peternakan, dan perlindungan sosial.
Pentasharufan dilaksanakan seusai upacara peringatan HSN tingkat Kabupaten Banyumas di Alun-Alun Purwokerto, Kamis (22/10/2026). Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, bersama jajaran menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat.
Bantuan Madrasah Layak Belajar diserahkan kepada perwakilan MI Ma’arif NU 1 Babakan. Bantuan Santripreneur diterima Walid Nuzulul Al Hidayat, pelaku usaha jasa multimedia. Sementara itu, bantuan ternak Ayam Elba diserahkan kepada perwakilan KTT Ayam Petelur Kuntara Jaya, Sanggreman, Rawalo.
Adapun pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan ditujukan bagi 902 guru ngaji dan marbot sebagai dukungan terhadap perlindungan jaminan sosial mereka.
BAZNAS Banyumas menempatkan penyaluran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen untuk memperluas manfaat di sektor pendidikan, ekonomi produktif, dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas H. Ibnu Asaddudin, serta unsur ulama, pimpinan pesantren, PCNU Banyumas, dan undangan lainnya.
Penyaluran empat program ini menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga menjadi momentum menghadirkan dukungan konkret bagi madrasah, usaha santri, kelompok peternak, serta guru ngaji dan marbot menuju masyarakat yang lebih sejahtera.