BAZNAS Banyumas Salurkan Bantuan Rp661,8 Juta pada Peringatan Hari Santri

PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas menyalurkan bantuan senilai Rp661.883.400 melalui empat program pentasharufan bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional di Alun-alun Purwokerto, Kamis (22/10/2026).

Bantuan tersebut menyasar sektor pendidikan madrasah, pengembangan usaha santri, pemberdayaan peternak, serta perlindungan sosial bagi guru ngaji dan marbot melalui pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di sela upacara Hari Santri Nasional yang dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Dwiasih Lintarti, tokoh agama, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta peserta apel dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banyumas.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banyumas, Hj. Khasanatul Mufidah, mengatakan pentasharufan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan sosial.

“Melalui program pentasharufan ini, kami berharap dana zakat dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi santri dan kelompok usaha, sekaligus memberikan perlindungan bagi guru ngaji dan marbot,” demikian rumusan pernyataan yang dapat digunakan setelah dikonfirmasi kepada Ketua BAZNAS.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Hari Santri Nasional. Momentum ini menjadi pengingat atas kontribusi santri dan pesantren dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan, sosial, dan penguatan ekonomi.

Empat Program Pentasharufan

Program pertama yang disalurkan adalah Madrasah Layak Belajar senilai Rp125 juta untuk lima madrasah. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan MI Ma’arif NU 1 Babakan.

Program ini diarahkan untuk mendukung peningkatan kelayakan sarana pembelajaran sehingga kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih baik.

Selanjutnya, BAZNAS Banyumas menyalurkan bantuan Santripreneur sebesar Rp299.125.000 kepada 29 santri. Bantuan tersebut diserahkan kepada Walid Nuzulul Al Hidayat, pelaku usaha jasa multimedia, sebagai perwakilan penerima manfaat.

Melalui program ini, santri didorong untuk mengembangkan usaha produktif dan membangun kemandirian ekonomi sesuai potensi yang dimiliki.

Pada sektor peternakan, BAZNAS menyalurkan bantuan ternak ayam Elba senilai Rp215.025.000 untuk 18 kelompok. Penyerahan simbolis dilakukan kepada perwakilan Kelompok Ternak Telur (KTT) Ayam Petelur Kuntara Jaya, Sanggreman, Rawalo.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan berbasis kelompok.

Sementara itu, program keempat berupa bantuan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 902 guru ngaji dan marbot, dengan nilai Rp22.733.400. Program ini ditujukan untuk mendukung perlindungan sosial bagi mereka yang berperan dalam pendidikan keagamaan dan pelayanan masjid.

Dorong Manfaat Zakat Lebih Luas

Keempat program tersebut menunjukkan penyaluran dana zakat yang mencakup beragam kebutuhan masyarakat. Selain membantu lembaga pendidikan, BAZNAS juga memberikan perhatian pada penguatan usaha santri, pengembangan peternakan, serta perlindungan bagi para pengabdi keagamaan.

Dengan total bantuan mencapai Rp661.883.400, pentasharufan pada peringatan Hari Santri Nasional ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan, memperluas peluang usaha produktif, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banyumas.