One Day with BTPN Syariah Hadir di UIN Saizu Purwokerto, Buka Peluang Karier bagi Talenta Muda Perempuan

PURWOKERTO – Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bersama BTPN Syariah menggelar kegiatan One Day with BTPN Syariah di kampus setempat, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan industri perbankan syariah dalam menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja sekaligus membuka peluang karier bagi talenta muda, khususnya perempuan.

Acara tersebut menghadirkan sesi campus hiring, pengenalan perusahaan, hingga informasi mengenai peluang berkarier sebagai Community Officer, profesi yang menjadi ujung tombak pemberdayaan nasabah perempuan prasejahtera di BTPN Syariah.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan kompetensi lulusan.

“Kami sangat mengapresiasi BTPN Syariah yang menginisiasi kolaborasi antara perguruan tinggi dengan BTPN Syariah sebagai dunia industri. Kampus menghasilkan tenaga ahli dan tenaga terampil yang kemudian dihubungkan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa maupun lulusan muda, terutama perempuan, untuk mengembangkan potensi diri dan memperoleh karier di sektor perbankan syariah.

“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi talenta muda, khususnya perempuan muda yang ingin berkarier di dunia perbankan syariah sebagai langkah mengembangkan potensi dirinya. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik,” katanya.

Prof. Ridwan menjelaskan, UIN Saizu terus melakukan pembaruan kurikulum agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, kesesuaian antara materi yang dipelajari di perguruan tinggi dengan kebutuhan pengguna lulusan menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing alumni.

“Kami selalu meng-update kurikulum agar semakin mendekatkan kampus dengan dunia kerja. Apa yang menjadi kebutuhan dunia usaha harus matching dengan apa yang dipelajari di kampus,” jelasnya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi saat ini dituntut mampu beradaptasi terhadap berbagai tantangan baru. Selain penguasaan ilmu akademik, mahasiswa juga perlu dibekali berbagai kemampuan nonteknis seperti teknologi informasi, manajerial, tata kelola organisasi, hingga kewirausahaan.

“Lulusan perguruan tinggi harus memiliki soft skill, khususnya di bidang IT, manajerial, tata kelola, dan entrepreneurship agar benar-benar siap memasuki dunia usaha. Karena itu kami terus membangun komunikasi dan jejaring dengan dunia industri untuk memastikan kurikulum yang kami bangun sesuai dengan kebutuhan pengguna,” tuturnya.

Sementara itu, Resourcing Head BTPN Syariah, Utami Sulistianti, mengungkapkan dipilihnya UIN Saizu sebagai lokasi campus hiring karena kampus tersebut dinilai memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kenapa UIN Saizu? Karena di Purwokerto ini merupakan salah satu universitas besar yang sudah lama berdiri. Selain itu, kebutuhan informasi BTPN Syariah sudah terkoneksi dengan UIN Saizu dan secara karakteristik sangat match dengan kebutuhan kami,” ujarnya.

Menurut Utami, kegiatan One Day with BTPN Syariah tidak hanya menghadirkan informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga memperkenalkan budaya kerja dan misi perusahaan sebagai bank yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Hari ini kami tidak hanya membuka informasi lowongan kerja, tetapi juga memperkenalkan BTPN Syariah dan peluang berkarier sebagai Community Officer. Kami adalah bank pemberdaya yang tumbuh bersama masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, perempuan menjadi fokus utama dalam proses rekrutmen karena mayoritas karyawan dan nasabah BTPN Syariah adalah perempuan.

“Sekitar 90 persen karyawan kami adalah perempuan. Nasabah kami juga sebagian besar ibu-ibu produktif prasejahtera, sehingga kami membutuhkan banyak perempuan sebagai pemberdaya. Adapun jumlah yang direkrut nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan bisnis perusahaan,” terang Utami.

Di kesempatan yang sama, Business Coach Jawa Tengah V BTPN Syariah sekaligus Kepala Pembiayaan BTPN Syariah Jawa Tengah, Ika Yulianto, memaparkan perkembangan bisnis perusahaan di wilayah Jawa Tengah.

Ia menyebutkan hingga saat ini BTPN Syariah telah melayani sekitar 240 ribu nasabah dengan total pembiayaan mencapai Rp1,27 triliun.

Untuk mendukung ekspansi layanan pada tahun 2026, BTPN Syariah membuka kebutuhan tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Pada tahun 2026 ini kami membutuhkan sebanyak 2.021 Community Officer. Saat ini posisi yang sudah terisi sekitar 1.751 orang. Kami masih membuka kesempatan bagi lulusan SMA/sederajat maupun S1 dari semua jurusan untuk bergabung bersama BTPN Syariah,” jelas Ika.

Melalui kegiatan One Day with BTPN Syariah, diharapkan semakin banyak lulusan UIN Saizu yang dapat berkarier di industri perbankan syariah sekaligus berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi antara kampus dan dunia industri ini juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lulusan yang adaptif, kompeten, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.