Telkom University Luncurkan Buku Coding Interaktif, Kenalkan Computational Thinking kepada Anak Tanpa Komputer

PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – Telkom University meluncurkan Buku Coding Interaktif Level 1 sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan konsep computational thinking kepada anak usia dini tanpa menggunakan komputer maupun koneksi internet. Peluncuran dilakukan bersamaan dengan kegiatan Upgrading Skill Tutor bersama Kinder Club di Purwokerto, Selasa (30/6/2026), sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Program tersebut diketuai Solichah Larasati, S.T., M.T. dengan anggota tim Khoirun Ni’amah, S.T., M.T., M. Panji Kusuma Praja, S.T., M.T., dan Dr. Risa Farid Christianti, S.T., M.T. Sebanyak 20 tutor Kinder Club mengikuti pelatihan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mendampingi proses belajar anak melalui pendekatan coding unplugged.

Ketua Tim PkM Telkom University, Solichah Larasati, menjelaskan pengenalan coding tidak harus dimulai dari perangkat digital. Menurutnya, yang lebih penting adalah membangun pola pikir komputasional sejak dini melalui aktivitas yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

“Buku Coding Interaktif ini kami rancang agar anak-anak belajar berpikir logis, mengenali pola, menyusun langkah-langkah, dan memecahkan masalah melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Dengan pendekatan coding unplugged, mereka dapat memahami konsep dasar coding tanpa harus menggunakan komputer,” ujarnya.

Selama pelatihan, para tutor mempelajari konsep dasar computational thinking sekaligus mempraktikkan penggunaan buku dalam kegiatan belajar. Setiap aktivitas disusun secara bertahap untuk melatih kemampuan decomposition, pattern recognition, abstraction, algorithm, logical reasoning, dan problem solving melalui permainan, lembar aktivitas, serta diskusi yang mudah dipahami anak.

Perwakilan Kinder Club,  Restiana Dewi, menilai metode pembelajaran yang diperkenalkan Telkom University memberikan alternatif baru dalam mengenalkan literasi digital kepada anak usia dini. Menurutnya, pendekatan tersebut membuat tutor lebih mudah menyampaikan materi sekaligus mendorong anak belajar secara aktif.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan tutor. Buku Coding Interaktif menjadi media belajar yang menarik dan mudah diterapkan, sehingga anak-anak dapat mengenal konsep coding dan logika berpikir tanpa harus menggunakan komputer. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut agar kualitas pembelajaran di Kinder Club semakin meningkat,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi tutor, Buku Coding Interaktif Level 1 diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang mudah direplikasi di berbagai lembaga pendidikan anak. Karena tidak bergantung pada perangkat digital maupun jaringan internet, media pembelajaran tersebut dinilai lebih mudah diterapkan di berbagai lingkungan belajar.

Melalui kolaborasi ini, Telkom University dan Kinder Club berkomitmen memperluas penguatan literasi digital sejak usia dini melalui pendekatan yang kreatif, inklusif, dan mudah diakses. Inovasi tersebut diharapkan mampu membekali anak-anak dengan kemampuan berpikir kritis, sistematis, dan adaptif sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

editor ; azahra