KEBUMEN, suarabanyumas.co.id – Menikmati secangkir minuman hangat sambil duduk santai di bawah rindangnya pohon kelapa kini bisa dirasakan di Cafe Ngisor Klopo, sebuah destinasi kuliner baru yang hadir di Desa Munggu, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen. Tempat ini menawarkan suasana khas wedangan pedesaan yang sederhana namun hangat dan akrab.
Cafe Ngisor Klopo resmi dibuka dengan konsep yang memadukan kuliner, alam terbuka, dan budaya nongkrong khas masyarakat Jawa. Pengunjung dapat bersantai di area terbuka sambil menikmati semilir angin dan suasana pedesaan yang menenangkan.
Peresmian kafe tersebut turut dihadiri Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Kehadiran tempat kuliner ini diharapkan menjadi salah satu ruang baru bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus mendorong geliat ekonomi desa.
Menurut Lilis Nuryani, hadirnya usaha kuliner di desa merupakan tanda bahwa kreativitas masyarakat terus berkembang. Ia menilai langkah tersebut bisa membuka peluang usaha baru serta memperkuat ekonomi lokal.
“Ini bukan sekadar tempat makan, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat yang bisa menggerakkan ekonomi desa,” ujarnya saat menghadiri pembukaan.
Cafe Ngisor Klopo menghadirkan berbagai menu kuliner khas nusantara yang akrab di lidah masyarakat. Mulai dari nasi dengan lauk ayam kampung, bebek, puyuh, hingga aneka ikan seperti lele, nila, dan gurame tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.
Tak hanya makanan berat, pengunjung juga dapat menikmati aneka minuman khas wedangan seperti wedang rempah, minuman jahe, hingga kopi yang cocok dinikmati dalam suasana santai di bawah pepohonan kelapa.
Pada akhir pekan, kafe ini juga menyediakan menu spesial seperti nasi kebuli ayam maupun kebuli daging yang disajikan dalam berbagai ukuran nampan untuk dinikmati bersama keluarga atau teman.
Owner Cafe Ngisor Klopo, Agus Hilmi Mubarok, menyampaikan harapannya agar usaha yang ia rintis dapat membawa berkah bagi lingkungan sekitar meskipun lokasinya berada di area pedesaan.
“Harapan kami, UMKM di Kebumen semakin maju. Meskipun tempatnya agak pelosok, semoga tetap diberkahi Allah. Mohon doanya untuk kelancaran kafe kami,” pungkas Agus.