Siswa SMA N 1 Purwokerto Wakili Indonesia di Olimpiade Astronomi Internasional di Vietnam 

BANYUMAS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar asal Banyumas. Yugo Deandra Wirayudha, siswa berprestasi yang berhasil meraih medali pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Astronomi, resmi terpilih sebagai salah satu wakil Indonesia untuk mengikuti kompetisi astronomi internasional yang akan digelar di Vietnam pada September 2026.

Keberhasilan Yugo bukanlah pencapaian yang diraih secara instan. Ia harus melalui serangkaian seleksi ketat mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Dari ribuan peserta yang mengikuti OSN, hanya 30 peraih medali nasional yang berhak mengikuti tahap pembinaan lanjutan.

“Seleksinya panjang. Setelah OSN tingkat nasional, 30 peraih medali akan mengikuti pembinaan beberapa tahap. Dari situ dipilih lima siswa terbaik yang akan mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional bidang astronomi,” ujar Yugo.

Menurutnya, menjelang keberangkatan ke Vietnam, para peserta terpilih akan kembali menjalani pemusatan latihan dan pembinaan intensif bersama dosen serta pembina nasional untuk memperdalam materi dan strategi kompetisi.

Ketertarikan pada Fenomena Langit

Astronomi menjadi bidang yang dipilih Yugo karena ketertarikannya pada berbagai fenomena luar angkasa. Dalam bidang ini, peserta dituntut menguasai pengetahuan tentang benda-benda langit sekaligus kemampuan numerik yang kuat.

“Astronomi itu mempelajari fenomena langit seperti supernova, lubang hitam, bintang, dan berbagai objek luar angkasa lainnya. Selain pengetahuan, kemampuan berhitung juga sangat diuji,” katanya.

Meski fokus pada astronomi, Yugo menilai bidang tersebut memiliki keterkaitan dengan mata pelajaran lain seperti matematika, fisika, kimia, hingga informatika.

Dukungan Sekolah Jadi Kunci

Perjalanan Yugo menuju panggung internasional tidak lepas dari dukungan sekolah. Ia mengaku mendapatkan dispensasi waktu belajar untuk fokus menghadapi OSN, sekaligus berbagai fasilitas pembinaan yang sangat membantu peningkatan kemampuannya.

“Sekolah memberikan dispensasi untuk belajar dan mempersiapkan OSN. Selain itu juga mendatangkan pelatih, baik secara offline maupun online. Itu sangat membantu selama proses persiapan hingga meraih medali,” ungkapnya.

Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya mampu bersaing di tingkat nasional dan kini melangkah ke level internasional.

Berawal dari Kebingungan Memilih Bidang

Menariknya, astronomi bukan pilihan pertama Yugo saat mulai tertarik mengikuti OSN ketika duduk di bangku kelas 10. Saat itu ia sempat mempertimbangkan bidang fisika, namun akhirnya memilih astronomi karena melihat peluang yang lebih terbuka.

“Saya awalnya ingin ikut fisika, tetapi peminatnya cukup banyak. Akhirnya saya memilih astronomi yang pesertanya tidak sebanyak fisika, tetapi masih sesuai dengan minat saya,” tuturnya.

Pilihan tersebut ternyata menjadi titik awal perjalanan prestasi yang kini membawanya ke kompetisi dunia.

Terinspirasi Senior Berprestasi

Motivasi Yugo untuk berprestasi juga lahir dari sosok senior di sekolahnya yang lebih dulu menorehkan prestasi nasional di bidang astronomi.

Saat pertama masuk sekolah, ia mengenal seorang kakak kelas yang berhasil meraih medali perunggu nasional pada OSN Astronomi tahun 2023. Prestasi sang senior memunculkan semangat dalam dirinya untuk mencoba menembus ajang yang sama.

“Saya melihat ada kakak kelas yang berhasil meraih medali nasional. Dari situ saya berpikir, saya juga ingin mencoba dan melihat sejauh mana kemampuan saya,” katanya.

Putra Banyumas dengan Cita-cita Menjadi Peneliti

Yugo lahir di Surabaya sebelum akhirnya pindah ke Banyumas saat duduk di bangku SMP. Kini ia tinggal di kawasan Baturraden bersama keluarganya.

Di balik prestasinya di bidang astronomi, Yugo menyimpan cita-cita besar untuk berkarier di dunia penelitian. Ia berencana melanjutkan pendidikan di bidang sains dan menekuni pekerjaan sebagai peneliti di laboratorium.

“Saya ingin bekerja di bidang penelitian. Saya tertarik untuk menjadi peneliti dan berkarya di dunia sains,” ujarnya.

Saat ini Yugo juga telah diterima melalui jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Siap Hadapi Kompetisi Dunia

Kompetisi astronomi internasional di Vietnam nanti akan mempertemukan peserta dari berbagai negara. Bagi Yugo, ajang tersebut menjadi pengalaman pertama tampil di tingkat internasional.

Meski demikian, ia optimistis dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia melalui persiapan yang matang dan pembinaan yang akan dijalaninya dalam beberapa bulan ke depan.

Keberhasilan Yugo menjadi bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing di tingkat dunia melalui kerja keras, dukungan keluarga, sekolah, dan semangat untuk terus belajar. Prestasinya sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Banyumas untuk berani bermimpi besar dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.