Berita Terbaru Seputar Purwokerto dan Banyumas Sekitarnya
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan
Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
Berita Terbaru Purwokerto dan Banyumas Raya
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan
Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
Berita Terbaru Purwokerto dan Banyumas Sekitarnya

RBI UMP Hadir di Kampung Sri Rahayu, Wujud Kepedulian Nyata bagi Masyarakat Miskin Kota

Penulis Tim Redaksi
Jumat, 7 November 2025
Topik Banyumas
A A

PURWOKERTO – Rumah Bertumbuh Indonesia (RBI) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) resmi hadir sebagai wadah baru pemberdayaan masyarakat, dengan fokus memberikan solusi jangka panjang bagi warga miskin kota, khususnya di bidang pendidikan dan sosial.

Berlokasi di Jl. M. Yamin Gang 7 No.16, Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, RBI hadir untuk menjadi bagian dari masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah. Melalui sinergi dengan takmir masjid, tokoh masyarakat, pemerintah kelurahan, hingga forkopimcam, RBI berkomitmen menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.

Sasaran pertama program RBI adalah Kampung Sri Rahayu—yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Dayak—di Kelurahan Karangklesem, Purwokerto Selatan. Kegiatan perdana ditandai dengan shalat Jumat berjamaah di Masjid At Taubah Karangklesem, yang untuk pertama kalinya digunakan sebagai tempat ibadah Jumat.

BacaJuga

Hari AIDS 2025, Wabup Banyumas: “Jauhi Penyakitnya, Bukan Orangnya”

Kades Klapagading Penuhi Panggilan Inspektorat, Klarifikasi Dugaan Kerugian Negara

Hadir sebagai imam dan khotib, Bangkit Ari Sasongko, S.H.I., M.Si., Direktur LPPSLH UMP, menyampaikan harapan agar Masjid At Taubah menjadi pusat kegiatan spiritual dan edukatif masyarakat.

“Mudah-mudahan masjid ini menjadi tempat anak-anak belajar, warga berkumpul, dan saling tolong-menolong. Inilah semangat kita menghidupkan kembali nilai kebersamaan di Kampung Sri Rahayu,” ujar Bangkit, yang juga dikenal sebagai pelopor bisnis sosial berbasis pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Siap Bersinergi

Camat Purwokerto Selatan, Oka Yushistira Pranayudha, S.STP., M.Si., mengapresiasi langkah RBI UMP sebagai mitra strategis pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan kebodohan.

“Kami siap bersama RBI memutus rantai kemiskinan dan kebodohan. Stigma negatif terhadap Kampung Sri Rahayu harus kita ubah dengan pendekatan administrasi kependudukan, kesehatan, dan pendidikan bagi anak putus sekolah. Pemerintah harus hadir,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Karangklesem, Suratno, S.Sos., menegaskan dukungannya terhadap program RBI.

“Sejak masih bernama PSDK, kami sudah mendukung penuh. Kini dengan RBI, kami siap memfasilitasi terutama terkait data kependudukan dan program pemberdayaan,” ujarnya.

Dari PSDK ke RBI: Fokus Baru untuk Solusi Jangka Panjang

RBI merupakan transformasi dari Pusat Studi Dakwah Komunitas (PSDK) UMP, yang sebelumnya bergerak di bidang dakwah sosial. Kini, dengan nama baru Rumah Bertumbuh Indonesia, fokusnya diperluas menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat marginal.

Ketua RBI, Robbi Sofwan Amin, M.M., menjelaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar nama, tetapi arah baru yang lebih komprehensif.

“Kalau dulu PSDK hanya fokus pada dakwah dan kegiatan sosial, kini RBI hadir untuk memberikan solusi berkelanjutan. Kami menyediakan pendidikan non-formal setara TK, SD, SMP, SMA, serta berbagai pelatihan,” jelas Robbi.

Ia berharap kehadiran RBI dapat membuka masa depan baru bagi anak-anak Kampung Sri Rahayu.

“Anak-anak yang putus sekolah bisa kembali belajar, bahkan mendapat peluang beasiswa. Setelah lulus setara SMA, mereka bisa melanjutkan kuliah dan mengubah hidup mereka,” tambahnya. 

Rumah Bertumbuh Indonesia (RBI) UMP merupakan pusat studi dan pemberdayaan masyarakat berbasis kampus yang dipimpin oleh Robbi Sofwan Amin, M.M., bersama Dra. Siti Fathonah, M.Hum. dan Ummi Musyahidah, S.Ag.. RBI mengusung pendekatan berkelanjutan untuk menuntaskan persoalan ekonomi, sosial, dan pendidikan di wilayah perkotaan.

Dengan semangat kolaborasi, RBI UMP menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap masyarakat marginal, menumbuhkan harapan baru bahwa setiap warga, dari kampung mana pun, berhak untuk tumbuh dan berkembang bersama.

 

 

BagikanBagikanPinBagikanBagikanKirim
Sebelumnya

Pejabat Struktural UNIKMA Cilacap Dilantik, Tanda Dimulainya Transformasi Menuju Kampus Unggulan

Selanjutnya

PKBM Argowilis Sokawera Jalani Akreditasi, Mantapkan Langkah Menuju Layanan Pendidikan Berkualitas

Sorotan

Retoran Alam di Di dekat Purwokerto dan Baturraden

Rekomendasi Restoran dengan Nuansa Alam di Sekitar Purwokerto dan Baturraden

Longsor Sirampog Rusak 100 Rumah: Ahli Geologi Ungkap Risiko Tinggi dan Rekomendasikan Relokasi

Banyumas: Simbol Harmoni Antara Gunung, Laut, dan Warisan Budaya

Populer Minggu ini

Direktur PT Penerbit Qriset Indonesia Sampaikan Ucapan Selamat kepada drh. Aang Hasanudin atas Prestasinya sebagai PNS Terbaik se-Jawa Barat Kategori Inovatif

Transvision Perkuat Layanan dengan Frekuensi C Band, Jangkau Wilayah Bercurah Hujan Tinggi

Sambut Ramadhan 2026 Masjid Agung Baitussalam Siapkan Program “Masjid Berdaya Berdampak”

Pilihan Pembaca

Purwokerto Ke Jogja Berapa Jam

Purwokerto Ke Jogja Berapa Jam? Ini Jawabannya!

Apakah Banyumas termasuk Purwokerto

Apa Bedanya Purwokerto dan Banyumas? Ini Penjelasannya!

Sambut Harlah Ke-91, Ansor Banyumas Marathon Ziarah dan Sowan Masyayikh

  • Profil
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat Ketentun
suarabanyumas.co.id ©2025 

Tidak ditemukan hasil
Lihat semua salu
  • Terbaru
  • Banyumasiana
  • Pilihan

suarabanyumas.co.id ©2025 

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In