BANYUMAS – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatilawang kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) rutin bertempat di Gedung Aswaja MWC NU Jatilawang pada Ahad Pon, 18 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 16.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC, utusan Ranting, serta Badan Otonom (Banom) se-Kecamatan Jatilawang.
Acara diawali dengan khidmat melalui pembacaan tahlil bersama yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Musyafa, S.Sos. Usai pembacaan doa tahlil, Sekretaris MWC NU Jatilawang, Edi Antoro, S.Pd., secara resmi membuka jalannya rapat koordinasi.
Persiapan HSN 2026 dan Pelatihan Manajemen Masjid
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Jatilawang, H. Muh. Asyhadi, S.Sos., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus Ranting dan Banom atas kesetiaan serta konsistensinya dalam mengawal program keumat organisasi.
Beliau memaparkan dua poin strategis, yaitu:
Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026: MWC NU Jatilawang masih menunggu hasil rapat koordinasi bersama Camat Jatilawang yang dijadwalkan pada Senin, 19 Oktober 2026. Kendati demikian, beliau menegaskan bahwa antusiasme seluruh warga Nahdliyin Jatilawang sangat tinggi untuk menyukseskan upacara HSN sebagai agenda besar tahunan.
Pelatihan Manajemen Masjid: Setiap Ranting diminta mempersiapkan utusannya untuk mengikuti Pelatihan Manajemen Masjid yang diselenggarakan oleh Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Banyumas pada 24 Oktober 2026 mendatang.
Pengajian Tematik: Menjaga Hati dan Hikmah Bahtsul Masail
Sesi pengajian tematik disampaikan oleh Wakil Syuriyah MWC NU Jatilawang, Kyai Ahmad Fauzi, S.Sos.. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh kader untuk senantiasa bergandengan tangan dengan orang-orang saleh, para kiai, dan alim ulama.
”Jangan sampai kita lupa untuk terus berdzikir, karena Allah SWT akan selalu menghidupkan hati yang mati melalui cahaya hikmah-Nya,” tutur Kyai Ahmad Fauzi.
Selain itu, beliau juga menyosialisasikan hasil Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) PCNU Banyumas di Kebasen yang baru saja beliau ikuti.
Laporan Program Kerja dan Keuangan Pembangunan
Rakor juga diisi dengan beberapa laporan progres kegiatan:
Laporan Diklat PEKAT: Marzuki memaparkan hasil keikutsertaannya dalam Pendidikan dan Pelatihan Penyakit Masyarakat (Diklat PEKAT) yang digelar oleh PCNU Banyumas bekerja sama dengan jajaran Polres Banyumas serta instansi terkait.
Laporan Keuangan Pembangunan SMK Ma’arif NU Jatilawang: H. Kiswono, S.Pd., melaporkan perkembangan dana pembangunan gedung SMK Ma’arif NU Jatilawang. Dana yang masuk terus bertambah berkat kontribusi dari beberapa Ranting, PAC Muslimat, serta partisipasi aktif guru dan murid MI Ma’arif NU 1 Margasana.
Penutup dan Silaturahmi
Seluruh rangkaian Rapat Koordinasi MWC NU Jatilawang ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MWC NU Jatilawang.
Usai doa, kegiatan dilanjutkan dengan Salat Asar berjamaah di Musholla An-Nahdloh kompleks MWC NU Jatilawang dan diakhiri dengan tradisi bersalaman antar-pengurus untuk mempererat tali silaturahmi.