BANYUMAS – Semangat kebersamaan, kemandirian, dan pendidikan karakter mewarnai kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (PERJUSA) yang digelar Gugus Depan Banyumas 05.1889–05.1890 Pangkalan MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 ini diikuti 206 Pramuka Penggalang dengan mengusung tema “Pramuka Penggalang Ber-Aksi (Aktif, Kreatif, Santun, Islami).”
Tema tersebut menjadi komitmen madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki keterampilan kepramukaan, tetapi juga berkarakter kuat, mandiri, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pengawas Madrasah, Siti Asiyah, S.Pd.I., M.Pd. Acara pembukaan turut dihadiri Kepala MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan, Ketua LP Ma’arif MWC NU Kedungbanteng, para pembina Pramuka, dewan guru, panitia, serta seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Ketua penyelenggara, Ahmad Faiz, S.Pd., mengatakan PERJUSA tahun ini menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus pengembangan keterampilan bagi peserta didik melalui berbagai kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

“Sebanyak 206 Pramuka Penggalang mengikuti kegiatan ini. PERJUSA kami selenggarakan sebagai sarana membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepramukaan dan keislaman melalui aktivitas yang menantang namun tetap menyenangkan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, guru, serta berbagai pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Sementara itu, Pengawas Madrasah, Siti Asiyah, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter peserta didik.
Menurutnya, melalui berbagai aktivitas di alam terbuka, peserta belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, hingga kepedulian terhadap sesama.
“Kegiatan kepramukaan merupakan media yang efektif untuk menanamkan karakter kepada peserta didik. Nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, serta penguatan nilai-nilai keislaman dapat ditanamkan melalui pengalaman langsung yang menyenangkan,” ungkapnya saat membuka kegiatan.
Ia juga mengapresiasi MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan yang secara konsisten menghadirkan kegiatan pendidikan di luar kelas sebagai bagian dari proses pembentukan karakter siswa.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti beragam aktivitas yang dikemas dalam tiga kelompok kegiatan utama, yakni Giat Wawasan, Giat Prestasi, dan Giat Ibadah.
Giat Wawasan berisi materi-materi yang memperluas pengetahuan peserta mengenai kepramukaan, kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan. Sementara Giat Prestasi menghadirkan berbagai perlombaan dan tantangan yang melatih kreativitas, kekompakan regu, keberanian, serta kemampuan memecahkan masalah.
Sebagai madrasah berbasis Islam, penyelenggara juga memberikan perhatian besar pada pembentukan karakter spiritual melalui Giat Ibadah. Seluruh peserta dibiasakan melaksanakan salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, serta menerapkan akhlakul karimah selama mengikuti perkemahan.
Melalui pembiasaan tersebut, peserta tidak hanya belajar menjadi Pramuka yang tangguh, tetapi juga pribadi yang senantiasa mengutamakan ibadah dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam setiap aktivitas.
Tema “Pramuka Penggalang Ber-Aksi (Aktif, Kreatif, Santun, Islami)” menjadi benang merah seluruh rangkaian kegiatan. Nilai aktif diwujudkan melalui partisipasi dalam setiap kegiatan, kreativitas diasah melalui berbagai tantangan dan permainan edukatif, sikap santun dibangun dalam interaksi antarpeserta maupun pembina, sedangkan nilai Islami diterapkan melalui pembiasaan ibadah dan akhlak mulia.
Kegiatan PERJUSA pun berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Antusiasme peserta terlihat sejak pembukaan hingga penutupan, menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan masih menjadi sarana yang efektif untuk membentuk generasi muda yang berprestasi sekaligus berkarakter.
Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan berharap pembinaan kepramukaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta berlandaskan nilai-nilai Islam dalam menghadapi tantangan masa depan.