Mahasiswa Teknik Sipil UMP Tembus Program Fast Track ITB Lewat Jalur Kerja Sama Integrasi

PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Studi Teknik Sipil kembali membuktikan kualitas akademiknya di tingkat nasional lewat Jalur Kerja Sama Sarjana ke Pascasarjana (JKSM) UMP-ITB. Salah satu mahasiswa terbaik Teknik Sipil UMP, Idvi Albar, berhasil lolos seleksi dan diterima pada program Fast Track/Credit Earning di Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melanjutkan studi jenjang magister.

Mahasiswa berprestasi tersebut diterima di Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, tepatnya pada Program Studi Sistem Teknik Jalan Raya dengan konsentrasi Rekayasa Transportasi. Keberhasilan Idvi menembus seleksi ketat di salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia ini menjadi capaian membanggakan bagi seluruh civitas akademika UMP.

Idvi Albar, mahasiswa peserta program integrasi mengungkapkan bahwa perjalanan panjangnya dalam mengikuti seleksi program JKSM UMP-ITB telah bermula sejak awal tahun. Informasi awal mengenai jalur kerja sama ini ia dapatkan saat duduk di semester 5 melalui unggahan media sosial resmi UMP, yang kemudian mendorongnya untuk berkonsultasi langsung dengan pimpinan program studi.

“Awalnya saya tahu informasi ini dari unggahan Instagram UMP pada Januari 2026. Didampingi Bu Juanita, saya melengkapi berkas pada akhir Juli, lalu menjalani tes tertulis serta wawancara langsung bersama dua profesor ITB pada 7 Agustus. Alhamdulilah, pada 11 Agustus lalu saya dinyatakan lolos di FTSL ITB,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun sempat merasa cemas berhadapan dengan reputasi besar ITB, dukungan penuh dari dosen pembimbing dan doa orang tua menjadi kunci utama keberhasilannya. Pengalaman ini dipandangnya sebagai wadah luar biasa bagi mahasiswa UMP untuk melompat lebih jauh serta menguji kapasitas diri di kancah pendidikan tinggi nasional.

“Dalam hati kecil saya percaya tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama niat, usaha, dan doa kita menjadi satu. Jangan pernah takut mencoba peluang baru, UMP membuktikan mampu membekali kita untuk melangkah lebih jauh. Ini bukan garis finish, melainkan garis start bagi saya untuk membawa nama UMP di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Sipil UMP, Assoc. Prof. Dr. Ir. Juanita, S.T., M.T., ACPE., menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi pembuktian objektif atas mutu kurikulum dan standar akademik prodi. Lolosnya mahasiswa UMP ke ITB menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan telah selaras dan diakui oleh perguruan tinggi bertaraf internasional.

“Masuknya mahasiswa Teknik Sipil UMP ke program Fast Track ITB membuktikan secara objektif bahwa standar akademik dan kurikulum prodi kita selaras serta diakui perguruan tinggi bertaraf internasional. Capaian ini sekaligus mengakselerasi Indikator Kinerja Utama (IKU) prodi, khususnya terkait mobilitas mahasiswa dan kerja sama antar-perguruan tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, proses seleksi ketat yang berhasil dilalui Idvi menggambarkan fondasi keilmuan yang kokoh, kedisiplinan, serta kemandirian mental mahasiswa UMP dalam menghadapi iklim pembelajaran yang ketat. Pembimbingan intensif dan pengawalan berkas terus dilakukan untuk memastikan mahasiswa siap bersaing di tingkat nasional.

“Keberhasilan ini menjadi inspirasi dan pembuktian nyata bagi mahasiswa lain bahwa lulusan UMP mampu bersaing. Kami berharap Mas Albar nantinya dapat membawa transfer knowledge, memperkuat riset kolaboratif, serta menjadi duta almamater yang menjaga integritas UMP selama menjalani studi di ITB,” tuturnya.

Melalui program integrasi UMP-ITB ini, UMP berharap sinergi akademik antar-perguruan tinggi dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Program ini sekaligus mempertegas komitmen UMP dalam menyediakan fasilitas pembelajaran berkualitas, memperluas jejaring kemitraan strategis, serta mencetak lulusan yang berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun global. (Amr/Chy)