RAWALO, suarabanyumas.co.id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Rawalo, Banyumas, menggelar pembukaan Konferensi Ke-1 di Gedung MWCNU Rawalo, Minggu (25/10/2026). Forum ini menjadi agenda konsolidasi organisasi untuk memperkuat persatuan pendekar Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus menata kepengurusan di tingkat kecamatan.
Ketua PC Pagar Nusa Banyumas, Sohib Maryanto, mengatakan persatuan menjadi prinsip utama yang melandasi pembentukan organisasi pencak silat tersebut. Pagar Nusa dibentuk oleh para ulama sebagai wadah pemersatu pendekar dari berbagai perguruan.
“Pagar Nusa terbentuk karena keresahan ulama terhadap para pendekar yang berkelompok dan tidak menjunjung persatuan. Pagar Nusa dibentuk sebagai wadah pemersatu dari berbagai perguruan,” kata Sohib dalam sambutannya.
Ia menegaskan, anggota Pagar Nusa harus mematuhi aturan organisasi dan menjunjung nilai-nilai NU. “Bergabung dengan Pagar Nusa cukup mudah, syaratnya hanya nurut dengan aturan NU dan Pagar Nusa,” ujarnya.
Sekretaris Panitia, Ahbarudin, mengatakan konferensi tidak hanya membahas penataan organisasi, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan semangat perjuangan anggota. Ia berharap forum tersebut melahirkan kepengurusan yang mampu menjaga karakter pendekar berakhlakul karimah.
Pembukaan konferensi dihadiri jajaran PC Pagar Nusa Banyumas, yakni Ketua Sohib Maryanto, Sekretaris Ahmad Syaoqi, Wakil Ketua Akbar, dan pengurus cabang Yadi. Perwakilan badan otonom NU, termasuk PAC Muslimat NU Rawalo, turut menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui konferensi perdana ini, PAC Pagar Nusa Rawalo diharapkan dapat memperkuat konsolidasi anggota dan merumuskan program kerja untuk pembinaan kader di tingkat kecamatan. Forum tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga persatuan pendekar dalam wadah pencak silat Nahdlatul Ulama.