Perkuat Ukhuwah dan Semangat Bulan Safar, MWC NU Jatilawang Gelar Rakor Bulanan 

JATILAWANG – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Jatilawang kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan sebagai wadah memperkuat sinergi organisasi sekaligus mempererat ukhuwah antar pengurus. Kegiatan berlangsung di Masjid Nurul Iman, Pengurus Ranting NU Desa Margasana, Ahad (26/7/2026), mulai pukul 13.30 hingga 16.00 WIB.

Rakor tersebut dihadiri jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah MWC NU Jatilawang, pengurus ranting se-Kecamatan Jatilawang, serta seluruh Badan Otonom (Banom) NU, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, hingga IPPNU.

Suasana khidmat terasa sejak awal kegiatan. Acara diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Syuriyah Ranting NU Margasana, Kiai Lukman Hakim. Setelah itu, Sekretaris MWC NU Jatilawang secara resmi membuka rapat koordinasi.

Ketua Ranting NU Margasana, Abas Basuni, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Menurutnya, Rakor keliling yang rutin dilaksanakan menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan antarstruktur NU di tingkat kecamatan.

Ia juga mengajak seluruh jamaah memanfaatkan momentum Bulan Sapar menjelang datangnya Rabiul Awal atau Bulan Maulid sebagai kesempatan memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Semoga dengan memperbanyak shalawat, kita mendapatkan syafaat Rasulullah SAW serta keberkahan dalam menjalankan amanah organisasi,” ujarnya.

Dalam sesi tausiyah, KH Nur Hadi Al Hafidz mengajak seluruh peserta meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran Islam. Ia menjelaskan bahwa semangat dakwah Rasulullah harus menjadi inspirasi bagi seluruh warga Nahdliyin untuk terus menjaga persatuan, memperkuat keimanan, serta menghidupkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat.

Selain menyampaikan tausiyah, KH Nur Hadi Al Hafidz juga memberikan ijazah shalawat kepada seluruh peserta sebagai amalan yang diharapkan dapat memperkuat spiritualitas dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Jatilawang, H. Muh. Asyhadi, menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah sebagai fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kekompakan seluruh elemen NU merupakan modal besar dalam menghadapi berbagai tantangan dakwah dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengapresiasi konsistensi kehadiran seluruh pengurus ranting dan Banom yang terus aktif mengikuti Rakor keliling dari satu ranting ke ranting lainnya.

“Terima kasih atas konsistensi kehadiran sahabat-sahabat sekalian. Semoga seluruh ranting dan Banom tetap eksis serta istiqamah mengikuti Rakor keliling ini sehingga kebersamaan dan semangat khidmah kepada Nahdlatul Ulama terus terjaga,” kata H. Muh. Asyhadi.

Rakor juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi. Bendahara MWC NU Jatilawang, H. Kiswono, memaparkan laporan keuangan pembangunan Gedung SMK Ma’arif NU Jatilawang sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pengurus dan warga NU.

Melalui laporan tersebut, para peserta memperoleh gambaran mengenai perkembangan pembangunan sekolah yang diharapkan menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan bagi generasi muda Nahdlatul Ulama di Kecamatan Jatilawang.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan salat Asar berjamaah, kemudian ramah tamah. Para peserta juga berkesempatan meninjau pembangunan Gedung SMK Ma’arif NU Jatilawang sebelum mengakhiri kegiatan dengan saling bersalaman sebagai simbol mempererat tali silaturahmi.

Melalui Rakor bulanan yang dilaksanakan secara bergilir di setiap ranting, MWC NU Jatilawang berharap semangat kebersamaan, penguatan organisasi, serta nilai-nilai Aswaja terus tumbuh dan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.