JPPPM Banyumas Santuni Anak Yatim Dzurriyah Pondok Pesantren, Momentum Muharram Menguatkan Kepedulian dan Keteladanan

BANYUMAS – Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pimpinan Kabupaten Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) Banyumas menggelar kegiatan Triwulan JPPPM yang dirangkai dengan Gebyar Muharram di Pondok Pesantren Al-Amien, Purwokerto Wetan, Ahad (5/7/2026). Kegiatan ini dihadiri para ibu nyai, muballighah, dan pengurus JPPPM se-Kabupaten Banyumas.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penyaluran santunan kepada anak-anak yatim dzurriyah pondok pesantren se-Kabupaten Banyumas. Santunan ini menjadi wujud nyata kepedulian JPPPM terhadap keberlangsungan pendidikan, kesejahteraan, dan masa depan putra-putri keluarga pesantren yang telah ditinggalkan orang tuanya.

Ketua JPPPM Pimpinan Kabupaten Banyumas, Nyai Hj. Tsumanah Hisyam, menyampaikan bahwa bulan Muharram merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus melakukan introspeksi diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Pada Tahun Baru Muharram ini kita harus lebih baik daripada tahun kemarin. Setiap langkah yang kita lakukan hendaknya membawa manfaat bagi umat. Kita juga harus mampu menjadi teladan, meskipun menjadi teladan itu bukanlah perkara yang mudah. Namun itulah ikhtiar yang harus terus kita perjuangkan,” tutur Nyai Hj. Tsumanah Hisyam.

Beliau menegaskan bahwa perhatian kepada anak yatim, khususnya dzurriyah pondok pesantren, bukan hanya bentuk bantuan materi, tetapi juga investasi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian yang harus terus diwariskan. Dengan kasih sayang dan dukungan bersama, anak-anak yatim diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu melanjutkan perjuangan para ulama dan pesantren.

Selain santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh peserta menjadikan semangat hijrah sebagai landasan memperbaiki kualitas ibadah, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat. Muharram menjadi pengingat bahwa perubahan menuju kebaikan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar.

Melalui Gebyar Muharram ini, JPPPM Kabupaten Banyumas berharap semangat berbagi dan kepedulian kepada anak yatim terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang yang menghadirkan kasih sayang, keteladanan, dan penguatan nilai-nilai sosial bagi generasi penerus bangsa.