BANYUMAS —Ma’had Aly Andalusia kembali menorehkan prestasi di bidang literasi dengan menerbitkan buku ber-ISBN kedua berjudul Meniti Jembatan Tafsir: Antologi Artikel Tafsir Lewat Jalur Santri Pemula. Buku tersebut merupakan karya Mujiburrohman, mahasantri semester 2 Ma’had Aly Andalusia, yang diterbitkan oleh Penerbit Rizquna Purwokerto dan hadir dengan ketebalan 234 halaman.
Terbitnya buku ini menjadi bukti bahwa budaya menulis dan literasi di lingkungan Ma’had Aly Andalusia terus berkembang. Setelah sebelumnya UKM Jurnalistik dan Literasi berhasil menerbitkan buku Basic Audio Pesantren karya Idris Ziee yang mengangkat dunia audio dan sound system pesantren, kini lahir karya kedua dengan corak keilmuan yang berbeda, yakni kajian tafsir Al-Qur’an.
Buku Meniti Jembatan Tafsir berisi sekitar 40 artikel yang mengajak pembaca menelusuri berbagai tema dalam Al-Qur’an melalui pendekatan kebahasaan, sejarah, dan penafsiran ulama. Pembahasannya mencakup metodologi tafsir, kajian Surah Al-Fatihah, kisah penciptaan Nabi Adam AS, astronomi dalam Al-Qur’an, sejarah para nabi dan Bani Israil, hingga refleksi mengenai ibadah, kematian, dan kandungan Surah Al-Kahfi.
Dengan gaya penulisan yang ringan namun tetap berpijak pada referensi ilmiah, buku ini disusun berdasarkan berbagai kitab tafsir mu’tabar seperti Tafsir Jalalain, Hasyiyah Ash-Shawi, At-Tahrir wa At-Tanwir, serta sejumlah referensi klasik lainnya. Melalui karya ini, penulis berupaya menjembatani para santri dan pelajar pemula untuk lebih dekat dengan dunia tafsir Al-Qur’an.
Mujiburrohman mengungkapkan bahwa lahirnya buku tersebut berangkat dari kegelisahan sekaligus semangat untuk menghadirkan kajian tafsir yang lebih mudah dipahami oleh generasi muda. Menurutnya, memahami Al-Qur’an membutuhkan proses panjang yang harus dilalui dengan ilmu, adab, dan bimbingan para ulama.
“Buku ini bukan karya seorang ahli tafsir, melainkan catatan perjalanan seorang santri pemula yang sedang belajar mencintai Al-Qur’an melalui dunia tafsir. Saya berharap tulisan-tulisan sederhana ini dapat menjadi jembatan bagi siapa saja yang ingin mulai mengenal keluasan khazanah tafsir Islam,” ungkap Mujiburrohman.
Penerbitan buku ini juga menjadi capaian penting bagi UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia yang baru beberapa tahun terakhir aktif membangun tradisi kepenulisan di kalangan mahasantri. Kehadiran buku kedua ini menunjukkan bahwa semangat literasi tidak berhenti pada satu karya, tetapi terus tumbuh dan melahirkan karya-karya baru yang bermanfaat.
Menariknya, UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia mengisyaratkan bahwa dalam waktu dekat akan kembali meluncurkan buku ber-ISBN ketiga. Meski belum diumumkan secara resmi, kabar tersebut menjadi sinyal bahwa gerakan literasi yang dibangun para mahasantri terus bergerak dan berkembang dari waktu ke waktu.
Bagi para santri, pelajar, maupun masyarakat yang berminat memiliki buku Meniti Jembatan Tafsir: Antologi Artikel Tafsir Lewat Jalur Santri Pemula, dapat menghubungi langsung penulis melalui kontak person 0857-7313-3151. Sementara itu, publik juga diharapkan menantikan karya-karya berikutnya dari UKM Jurnalistik dan Literasi Ma’had Aly Andalusia yang akan segera hadir dalam waktu dekat.