CILACAP – Di sudut-sudut desa dan kelurahan di Kabupaten Cilacap, sembilan rumah yang dulu rapuh dan nyaris tak layak huni, kini bertransformasi menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan manusiawi. Harapan itu kini berdiri lebih kokoh.
Di balik perubahan itu, ada kepedulian yang hadir melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap sepanjang 2025.
Dengan total nilai bantuan mencapai Rp 180 juta, program ini menjangkau warga di berbagai desa dan beberapa lain di wilayah kelurahan. Bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, martabat, dan harapan baru bagi para penerima manfaat.
Area Manager Communication, Relations & CSR RU IV Cilacap, Agustiawan, menegaskan rehab RTLH merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, rumah yang layak huni bukan hanya tempat berteduh, melainkan fondasi penting bagi kualitas hidup yang lebih baik.
“Program ini rutin kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat. Rumah yang layak adalah kebutuhan utama, dan kami hadir membantu mewujudkannya,” ujar Agustiawan, Selasa (14/4/2026).

Dalam pelaksanaannya, Pertamina menggandeng Pemerintah Kabupaten Cilacap melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades). Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sekaligus menghindari tumpang tindih dengan program serupa dari pemerintah.
Di Desa Klaces, Kecamatan Kampung Laut, Tuminem tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan aman bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, terima kasih Pertamina. Rumah saya sekarang sudah lebih layak ditinggali, jauh lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya.
Kisah kebahagiaan serupa juga datang dari penerima manfaat lain, seperti Syukur Hidayat di Desa Klaces, Kampung Laut; Dasirah di Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut; Sanen di Kelurahan Tritih Kulon, Cilacap Utara; Keri di Kelurahan Donan, Cilacap Tengah; Rohmat dan Hartini di Kelurahan Kutawaru, Cilacap Tengah; Sugiarti di Kelurahan Sidanegara, Cilacap Tengah serta Tri Chandra di Kelurahan Cilacap, Cilacap Selatan.
Bagi mereka, bantuan ini bukan hanya soal renovasi fisik, tetapi juga tentang hadirnya kepedulian yang menguatkan.
Program RTLH ini menjadi bukti bahwa energi yang dihasilkan tak hanya menggerakkan industri, tetapi juga menghidupkan harapan. Dari rumah-rumah sederhana di Cilacap, Pertamina terus menyalakan semangat untuk tumbuh bersama masyarakat—membangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga masa depan.