PURWOKERTO – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mulai melaksanakan registrasi fisik bagi 2.585 calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos melalui jalur Mandiri UTBK dan Mandiri Non UTBK Gelombang 1 dan 2 Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 3–5 Agustus 2026 di Gedung Registrasi Unsoed ini menjadi tahapan akhir sebelum para peserta resmi menyandang status sebagai mahasiswa baru.
Registrasi fisik dilakukan untuk memverifikasi seluruh dokumen yang sebelumnya telah diunggah saat registrasi online. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan keabsahan data calon mahasiswa sebelum mengikuti rangkaian kegiatan akademik di lingkungan kampus.
Kepala Bagian Akademik Unsoed, Eko Sumanto, S.Pt., M.Si., mengatakan bahwa seluruh peserta sebelumnya telah menyelesaikan registrasi online pada 8–20 Juli 2026. Tahapan registrasi fisik difokuskan pada pemeriksaan dan pencocokan dokumen yang telah dikirim secara daring.
“Registrasi fisik ini merupakan rangkaian registrasi calon mahasiswa baru. Sebelumnya mereka telah melaksanakan registrasi online pada 8–20 Juli 2026. Pada tahap ini dilakukan verifikasi terhadap berkas yang telah diunggah. Registrasi berlangsung pada 3–5 Agustus 2026, dengan sesi pagi pukul 08.00–12.00 WIB dan sesi siang pukul 13.00–16.00 WIB,” ujar Eko, Senin (3/8/2026).
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, registrasi dibagi berdasarkan fakultas. Pada hari pertama, Senin (3/8), registrasi diikuti calon mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, Fakultas Ilmu Budaya, dan Fakultas Kedokteran.
Hari kedua, Selasa (4/8), dijadwalkan bagi Fakultas Peternakan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan. Sementara pada hari terakhir, Rabu (5/8), registrasi diperuntukkan bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Selain verifikasi administrasi, sejumlah program studi juga mewajibkan peserta mengikuti tahapan tambahan. Calon mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Program Studi Keperawatan dan Farmasi diwajibkan mengikuti psikotes pada 3–4 Agustus 2026.
Sementara itu, seluruh calon mahasiswa program studi kelompok Sains dan Teknologi (Saintek) harus menjalani tes buta warna sebagai salah satu persyaratan akademik. Unsoed juga membuka layanan tes kesehatan dan tes NAPZA di Klinik Pratama Unsoed sejak 27 Juli hingga 5 Agustus 2026 untuk mendukung kelengkapan proses registrasi.
Di tengah kesibukan registrasi, kebahagiaan terpancar dari wajah para calon mahasiswa baru. Salah satunya Deviona Aulia Putri, yang diterima di Program Studi S1 Mikrobiologi, Fakultas Biologi Unsoed.
Ia mengaku Unsoed merupakan kampus impiannya sekaligus pilihan pertama saat mendaftar ke perguruan tinggi.
“Saya bersyukur dan sangat senang dapat diterima di Unsoed karena merupakan pilihan pertama sekaligus kampus impian saya. Selain itu, lokasinya juga dekat dengan daerah asal saya di Cirebon,” tuturnya.
Deviona berharap perjalanan studinya di Unsoed dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan. Ia bertekad menjadi mahasiswa yang aktif, meraih prestasi akademik, lulus tepat waktu, serta memperkaya pengalaman melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan.
“Saya ingin menjadi mahasiswa yang aktif, belajar dengan sungguh-sungguh agar memperoleh IPK yang baik, lulus tepat waktu, dan mendapatkan banyak pengalaman yang bermanfaat untuk masa depan,” pungkasnya.