Hari Pertama Bertanding, Panjat Tebing Banyumas Raih Perak dan Perunggu di Porprov Jateng 2026

Target Dua Emas Masih Diburu

SEMARANG – Atlet panjat tebing Kabupaten Banyumas menambah perolehan medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Tampil di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (25/10/2026), dua atlet Banyumas berhasil menyumbangkan medali dari nomor speed.

Charlie Caesar Cahandrakusuma meraih medali perunggu pada kategori speed Asia kelompok putra. Sementara itu, Tourista Rizky Akadia Ramadhani menyumbangkan medali perak dari kategori speed Asia kelompok putri.

Hasil tersebut menjadi tambahan motivasi bagi kontingen panjat tebing Banyumas untuk terus bersaing di tengah ketatnya persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Charlie Caesar, atlet asal klub DSC yang bersekolah di SMP Negeri 9 Purwokerto, menyelesaikan perlombaan dengan catatan waktu 8,2 detik. Ia menempati posisi ketiga di bawah atlet Kabupaten Karanganyar, Galang A, yang meraih emas, serta M. Alby dari Kabupaten Kudus yang mendapatkan perak.

Sementara itu, Tourista Rizky Akadia Ramadhani, atlet dari klub WSC yang bersekolah di SMP Negeri 3 Purwokerto, berhasil merebut medali perak dengan catatan waktu 14,37 detik.

Medali emas nomor speed Asia kelompok putri diraih Afya R dari Kabupaten Semarang. Adapun medali perunggu menjadi milik Yulvi Dzakira dari Kabupaten Pati dan Sarah Aftyana dari Kabupaten Pekalongan.

Perolehan dua medali tersebut menunjukkan persaingan atlet Banyumas di nomor speed, sekaligus menjadi bekal untuk menghadapi nomor-nomor pertandingan berikutnya.

Target Dua Emas dari Nomor Beregu

Ketua Harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banyumas, Nanang Mardiana, mengatakan timnya masih membidik dua medali emas pada Porprov Jateng 2026. Target tersebut diarahkan pada nomor lead beregu putra dan lead beregu putri.

Menurut Nanang, tim Banyumas menghadapi persaingan cukup berat di nomor perseorangan, baik putra maupun putri. Sejumlah daerah memiliki atlet yang sudah terbiasa bertanding dan secara khusus menekuni panjat tebing kompetitif.

Di sisi lain, kontingen Banyumas diperkuat sejumlah atlet muda. Beberapa di antaranya bahkan baru pertama kali mengikuti Porprov sehingga masih harus beradaptasi dengan tekanan pertandingan tingkat provinsi.

“Untuk target emas, kita menargetkan dua emas, dari kategori lead beregu putra dan lead beregu putri,” ungkap Nanang.

Ia menjelaskan, persaingan pada nomor perseorangan menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi tim Banyumas. Pengalaman bertanding dan kesiapan mental menjadi faktor penting ketika atlet berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih berpengalaman.

Meski demikian, Nanang berharap peluang Banyumas untuk menambah medali tetap terbuka pada nomor-nomor berikutnya. Tim pelatih terus berupaya memetakan kekuatan lawan sekaligus menjaga kesiapan atlet selama kompetisi berlangsung.

Atlet Muda Jadi Modal Banyumas

Nanang menilai, usia muda para atlet menjadi salah satu modal penting bagi perkembangan panjat tebing Banyumas. Namun, pengalaman bertanding yang masih terbatas membuat sebagian atlet perlu waktu untuk membangun kepercayaan diri di arena kompetisi.

Menurut dia, atlet yang sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan umumnya lebih terbiasa menghadapi tekanan. Sementara bagi atlet yang baru menjalani debut di Porprov, atmosfer pertandingan tingkat provinsi menjadi pengalaman tersendiri.

Karena itu, selain mengejar medali, keikutsertaan dalam Porprov juga menjadi kesempatan bagi para atlet muda Banyumas untuk menambah jam terbang dan meningkatkan kemampuan.

Dukungan serta evaluasi dari tim pelatih diharapkan dapat membantu atlet tampil lebih maksimal pada pertandingan selanjutnya.

Selama pertandingan di GOR Jatidiri, Ketua Umum FPTI Banyumas, Widodo Sugiri, juga tampak hadir untuk memberikan motivasi kepada para atlet.

Widodo memberikan arahan agar atlet tetap bersemangat, menjaga fokus, dan mengerahkan kemampuan terbaik selama bertanding.

Dukungan tersebut diharapkan mampu menambah kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat.

Dengan raihan satu medali perak dan satu perunggu dari nomor speed, kontingen panjat tebing Banyumas masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali. Target dua emas dari nomor lead beregu putra dan putri pun menjadi sasaran yang akan terus diperjuangkan hingga rangkaian pertandingan Porprov Jateng 2026 berakhir.