Wijayakusuma Awards 2026 RU Cilacap Rayakan Inovasi yang Menghidupkan Harapan

CILACAP – Di balik setiap inovasi, ada cerita kepedulian, perjuangan, dan harapan untuk menghadirkan kehidupan yang lebih baik. Dari tangan-tangan kreatif, lahir gagasan yang tak hanya menjawab persoalan, tetapi membuka jalan perubahan.

Kisah-kisah itulah yang menemukan panggungnya dalam puncak penganugerahan Wijayakusuma Awards 2026, sebuah perayaan atas semangat inovasi dan pemberdayaan masyarakat yang digelar Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Cilacap di Gedung Patra Graha, Jumat malam (25/6/2026).

Malam penganugerahan itu menjadi ruang bagi penggerak perubahan untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, sekaligus membuktikan bahwa inovasi bisa tumbuh dari persoalan sederhana yang dekat dengan keseharian, keresahan yang sama, hingga kepedulian untuk tidak membiarkan masalah terus berlarut.

Sebanyak 75 inovasi sosial dari Kabupaten Cilacap, wilayah eks Karesidenan Banyumas, serta Kabupaten Kebumen mengikuti perjalanan Wijayakusuma Awards 2026. Sejak tahapan awal pada Juni 2026, puluhan gagasan diseleksi untuk menemukan inovasi-inovasi yang memiliki dampak dan potensi keberlanjutan.

Sebanyak 15 inovasi dari Cilacap dan 10 inovasi dari luar Cilacap kemudian melaju ke tahap presentasi pada Agustus, sebelum akhirnya terpilih lima inovasi terbaik dari Cilacap dan tiga inovasi terbaik dari luar Cilacap.

Di antara puluhan gagasan yang hadir, masing-masing membawa cerita dan perjuangan. Ada yang berangkat dari kepedulian terhadap lingkungan, optimalisasi potensi pangan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi untuk menjawab kebutuhan publik.

Inovasi dari Kepedulian

Dari Kabupaten Cilacap, inovasi Sirkular Berdaya RW 14 Kelurahan Sidanegara berhasil meraih predikat terbaik pertama. Disusul Sahabat Batik Hijau dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (Unugha) di posisi kedua, serta Rumah Hasna (Hargai Sisa Nasi Anda) sebagai terbaik ketiga.

Sementara itu, inovasi pembuatan aplikasi JelantaHub meraih harapan kedua dan inovasi tepung Mocaf karya Lapas Kelas IIB Nirbaya, Nusakambangan, meraih harapan pertama.

Kategori luar Cilacap, Smart Fisheries Village dari Panembangan, Kabupaten Banyumas, sukses meraih terbaik pertama. Posisi kedua diraih inovasi pertanian Satria Nawasena dari Banjarnegara, sedangkan inovasi pengelolaan penderes Nira Brilian dari Purbalingga menempati posisi ketiga.

Area Manager Communication, Relations & CSR RU Cilacap, Agustiawan, menyampaikan Wijayakusuma Awards 2026 merupakan ajang perdana yang dirancang untuk menampung, menjaring, sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi yang lahir dari masyarakat agar semakin dikenal dan berkembang.

Masyarakat memiliki potensi dan kreativitas yang luar biasa. Melalui ruang apresiasi seperti Wijayakusuma Awards, berbagai praktik baik di masyarakat dapat memperoleh perhatian lebih luas, serta membuka peluang untuk direplikasi dan dikembangkan.

“Kami tidak hanya hadir sebagai penyedia energi, tetapi juga konsisten memberdayakan. Bukan hanya memberikan dana hibah, melainkan menghadirkan energi agar masyarakat terus tumbuh, berdaya, dan mampu mengembangkan inovasinya secara berkelanjutan,” ungkap Agustiawan.

Baginya, keberhasilan sebuah program pemberdayaan tidak semata-mata diukur dari besarnya dukungan yang diberikan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat mampu melanjutkan, mengembangkan, dan menjaga manfaat program tersebut secara mandiri.

Merawat Inovasi, Menumbuhkan Keberlanjutan

Executive General Manager RU Cilacap, Hermawan Budiantoro, berharap inovasi yang telah dihasilkan masyarakat mampu tumbuh, berkelanjutan, dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk melakukan hal serupa.

“Wijayakusuma Awards bukan sekadar kompetisi. Namun sebagai ruang pertemuan bagi berbagai gagasan, pengalaman, dan praktik baik yang berpotensi menghadirkan perubahan positif di tengah Masyarakat,” tegasnya.

Dukungan terhadap inovasi masyarakat juga mendapat sambutan dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. Plt. Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, melalui Asisten II Sekda Cilacap, Ferry Adhi Dharma, menyampaikan apresiasi dan antusiasme atas inisiatif RU Cilacap menggagas Wijayakusuma Awards.

“Pemkab berharap Wijayakusuma Awards dapat diselenggarakan secara rutin sehingga semakin banyak inovator memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan karya, mengembangkan gagasan, serta memperluas dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui Wijayakusuma Awards, Pertamina Patra Niaga RU Cilacap menegaskan semangat tersebut tidak berhenti pada malam penganugerahan. Apresiasi menjadi pintu pembuka untuk kolaborasi yang lebih luas, pemberdayaan yang semakin kuat, dan inovasi yang terus bertumbuh.