DPP PKB Tetapkan Imam Ahfas sebagai Calon Definitif Ketua DPC PKB Banyumas, Sekretaris DPC: Proses Sudah Sesuai Mekanisme

BANYUMAS– Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengumumkan calon definitif Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Banyumas untuk periode 2026-2031. Menyikapi pengumuman tersebut, Sekretaris DPC PKB Banyumas, Mutamir, menyatakan apresiasi terhadap mekanisme seleksi yang diterapkan DPP PKB karena dinilai lebih objektif dan sesuai amanat Muktamar PKB.

Menurut Mutamir, proses penetapan calon ketua kali ini berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Jika pada masa lalu pemilihan dilakukan melalui mekanisme konferensi cabang, kini DPP menerapkan sistem seleksi melalui tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

“Kami menyikapi secara positif dan memberikan apresiasi kepada DPP PKB. Sistem pemilihan yang sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Semua keputusan berada di tangan DPP melalui mekanisme UKK atau uji kelayakan dan kepatutan. Cara seperti ini sudah sesuai dengan keputusan Muktamar PKB yang terakhir,” kata Mutamir, Kamis (11/6/2026).

Ia menegaskan seluruh kader PKB di daerah wajib mendukung mekanisme yang telah ditetapkan partai karena merupakan hasil keputusan organisasi tertinggi yang harus dijalankan bersama.

PKB Tetap Berbasis Ahlussunnah Wal Jamaah dan Kebangsaan

Mutamir menjelaskan bahwa sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), PKB tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah. Namun demikian, orientasi perjuangan partai tidak hanya untuk kepentingan umat Islam semata, melainkan menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Menurutnya, NU selama ini menjadi salah satu pilar penting kekuatan masyarakat sipil yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas bangsa.

“PKB harus mengikuti anggaran dasar partai yang berlandaskan Ahlussunnah Wal Jamaah. Tetapi yang paling utama adalah bagaimana PKB mampu menjadi bagian dari keselamatan bangsa. PKB harus merangkul semua lapisan masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras maupun golongan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai keislaman yang diperjuangkan PKB sejatinya memiliki tujuan besar untuk menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kalau dilihat mungkin tampak sangat Islami, tetapi sesungguhnya isi perjuangan PKB adalah untuk keselamatan bangsa dan negara,” tegasnya.

Berawal dari 13 Nama Calon Ketua

Mutamir mengungkapkan, sebelum penetapan calon definitif, DPP PKB terlebih dahulu membuka ruang pengusulan nama-nama bakal calon ketua DPC dari berbagai unsur partai.

Awalnya terdapat lima nama yang muncul dari proses penjaringan. Selanjutnya, melalui mekanisme musyawarah dan usulan dari Pengurus maupun DPC, muncul tambahan delapan nama sehingga total terdapat 13 calon ketua yang mengikuti proses seleksi.

“Pada awalnya ada lima nama yang diusulkan. Kemudian diperbolehkan mengusulkan nama lain sehingga bertambah delapan orang. Total ada 13 calon yang diusulkan kepada DPP,” jelasnya.

Seluruh nama tersebut kemudian mengikuti tahapan UKK yang dilaksanakan baik di tingkat DPW PKB Jawa Tengah maupun di tingkat DPP PKB.

“UKK sudah dilaksanakan semuanya, baik di tingkat provinsi maupun DPP. Dari proses itulah kemudian hari ini diumumkan satu calon definitif Ketua Tanfidziah DPC PKB Banyumas,” katanya.

Persiapan Penyusunan Kepengurusan Baru

Setelah penetapan calon definitif ketua, tahap berikutnya adalah penyusunan struktur kepengurusan DPC PKB Banyumas periode 2026-2031.

Mutamir mengatakan proses tersebut akan dilakukan melalui koordinasi antara pengurus cabang dengan DPW dan DPP PKB agar terbentuk kepengurusan yang solid dan mampu menjalankan program-program partai ke depan.

Nantinya akan dilanjutkan dengan koordinasi bersama DPW maupun DPP untuk menyusun kelengkapan kepengurusan DPC PKB Banyumas periode 2026-2031.

Ketua DPAC PKB Kalibagor Sambut Positif Penetapan Imam Ahfas sebagai Calon Definitif Ketua DPC PKB Banyumas

Penetapan Imam Ahfas sebagai calon definitif Ketua Tanfidziyah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyumas periode mendatang mendapat sambutan positif dari jajaran Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB. Salah satunya datang dari Ketua PAC PKB Kalibagor, Akwal Syarifudin.

Menurut Akwal, keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang menetapkan Imam Ahfas sebagai calon definitif merupakan langkah tepat untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.

“Kami selaku DPAC Kalibagor menyambut baik dan sangat positif penetapan calon definitif Ketua DPC PKB Banyumas. Selama ini Pak Imam menunjukkan kepemimpinan yang baik, mampu mengakomodasi aspirasi kader, dan membawa berbagai terobosan meskipun baru sekitar satu tahun menjabat sebagai Plt Ketua DPC,” ujar Akwal usai mengikuti kegiatan pengumuman calon definitif yang digelar secara serentak oleh DPP PKB.

Akwal menilai berbagai capaian yang diraih selama kepemimpinan Imam Ahfas menjadi bukti nyata kemampuannya memimpin organisasi. Salah satu yang paling dirasakan kader adalah penyelesaian berbagai persoalan internal partai, termasuk pembenahan kantor DPC PKB Banyumas.

“Alhamdulillah, banyak kemajuan yang sudah dilakukan. Kantor DPC yang selama bertahun-tahun mengalami berbagai persoalan kini sudah dibenahi. Bahkan persoalan sengketa yang selama ini membelit aset partai juga sudah terselesaikan dan sekarang sedang dalam proses administrasi lebih lanjut,” katanya.

Ia juga mengapresiasi mekanisme penjaringan calon ketua yang diterapkan DPP PKB pada tahun ini. Berbeda dengan konferensi cabang sebelumnya, proses kali ini dilakukan melalui mekanisme Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), sehingga keputusan akhir berada di tangan DPP berdasarkan hasil penilaian yang objektif.