PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – Sebanyak 37 pengurus Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Tahun 2026 resmi dilantik di Hall Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Senin (23/2/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III dan disaksikan perwakilan UKM serta UKK di lingkungan kampus.
Wakil Rektor III UIN Saizu, Sunhaji, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan Mapres kini memasuki tahun kedua dengan orientasi penguatan komitmen kolektif untuk mendorong kemajuan lembaga. Menurutnya, mahasiswa berprestasi harus menjadi motor penggerak capaian akademik maupun non-akademik kampus.
“Mapres UIN Saizu ini sudah tahun kedua. Saya memiliki konsep bahwa teman-teman mahasiswa yang berprestasi harus memiliki satu komitmen dan ruang bersama untuk meningkatkan serta memajukan lembaga kita,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa mahasiswa berprestasi merupakan kelompok terpilih dengan integritas dan konsistensi akademik yang harus dijaga. Mapres, kata dia, diharapkan tampil berbeda dibanding unit kegiatan lainnya karena memikul tanggung jawab sebagai teladan dan representasi kualitas mahasiswa UIN Saizu.
Menurut Sunhaji, keberadaan Mapres memiliki peran strategis dalam mendukung agenda kemahasiswaan di tingkat universitas hingga nasional dan internasional. Ia juga mendorong agar kepengurusan baru mampu menyusun program yang berdampak luas serta berkontribusi pada peningkatan reputasi kampus.
Usai sambutan, prosesi dilanjutkan dengan pembacaan sumpah janji pengurus Mapres 2026 sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah organisasi secara profesional dan berintegritas. Momentum ini menjadi penanda dimulainya masa kerja satu tahun ke depan.
Sementara itu, Ketua Umum Mapres UIN Saizu 2026, Tubagus Naufal Ramadan, menyampaikan apresiasi atas dukungan pimpinan kampus dan pembina. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan Mapres sebagai ruang tumbuh bersama sekaligus simbol kebanggaan kampus.
“Be Young Excellence, jadilah pemuda yang luar biasa dan bercita-cita besar, karena hidup hanya sekali. Sayang sekali jika hanya berfoya-foya dan rebahan tanpa arti,” ungkapnya.
Tubagus menambahkan, selama satu tahun ke depan Mapres akan menggelar berbagai pelatihan pengembangan kapasitas anggota guna memperkuat daya saing dan jejaring. Ia juga menekankan pentingnya saling mendukung antaranggota demi menciptakan kultur prestasi yang berkelanjutan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan kultur prestasi di UIN Saizu. Dengan program terarah dan kolaborasi solid, Mapres 2026 ditargetkan mampu menjadi ikon kemahasiswaan serta duta reputasi kampus di tingkat nasional maupun internasional.