PURWOKERTO – Komunitas seni Sedulur Pantomime Purwokerto kembali menghidupkan ruang kreatif bagi pegiat seni di Banyumas melalui acara bertajuk “SILA TURAH MIME”, sebuah ajang silaturahmi, diskusi santai, dan apresiasi seni yang digelar pada Sabtu malam, 22 November 2025, mulai pukul 19.00 WIB di Balarama Kopi, Jalan Brawijaya No.10, Banjaranyar, Sokaraja.
Acara ini mengusung konsep sederhana namun akrab: “Ngumpul, Ngopi, Nonton Film Bareng, lan Kandahan”, yang menghadirkan suasana hangat antara pelaku seni, penikmat seni, dan masyarakat umum. Para peserta tidak hanya menikmati tontonan film bertema seni peran dan pantomime, tetapi juga turut berbagi pengalaman mengenai proses kreatif serta tantangan berkesenian di era digital.
Kordinator Pantomime Purwokerto, Rahmat Nur Hidayat yang juga pengawas Sanggar Seni Samudra mengungkapkan kegiatan ini bertujuan menjaga ekosistem seni di Banyumas agar tetap hidup dan berkembang. “Kami ingin seni pantomime tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan, ruang belajar, dan ruang kebersamaan,” ujarnya.
Suasana Balarama Kopi pada malam itu dipenuhi gelak tawa, tepuk tangan, dan dialog ringan yang mengalir cair. Banyak peserta mengaku antusias dengan kegiatan ini karena jarang ada ruang interaksi yang mempertemukan seniman lintas generasi.
Acara “SILA TURAH MIME” direncanakan menjadi agenda rutin komunitas demi memperkuat jejaring kreativitas dan memperkenalkan seni pantomime kepada masyarakat yang lebih luas.
“Semoga kegiatan sederhana ini bisa menjadi energi baru untuk seni pertunjukan di Banyumas,” tambah Pawon salah satu peserta.
Sejumlah peserta lain yang yakni Pemain mlinjo , pawon, nevan, ateng, wawa, dan bawor.