Tribhata Sampaikan Puisi Sarat Makna Sekaligus Beri Ucapan Atas Terpilihnya Rektor Unsoed

PURWOKERTO – TRIBHATA Banyumas menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Prof. Dr. M. Sodiq, M.Sc. sebagai Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Puisi tersebut disampaikan pagi jelang pemilihan yang diterima banyak pihak dan tokoh. Bahkan puisi tersebut mampu memberi nuansa sejuk ditengah dinamika Pilrek Unsoed.

 

Di ambang waktu yang berdenyut pelan,

kampus tua menatap masa depan,

di antara langkah-langkah sunyi koridor,

lahir harapan dari nurani yang jernih dan luhur.

Bukan tentang nama yang dielu-elukan,

bukan pula tentang bendera yang dikibarkan,

sebab ilmu tak bersekat golongan,

dan kebijaksanaan tak tumbuh dari sekadar afiliasi.

 

Wahai calon pemimpin, siapapun engkau,

datanglah dengan hati yang teduh dan teguh,

seirama visi juang sang Panglima,

yang mengajarkan arti pengorbanan dan setia pada bangsa.

 

Tak perlu engkau berlabel ini atau itu,

tak harus terikat oleh bayang organisasi,

cukup kau bawa moralitas yang menyala,

jujur, berani, dan terbuka untuk semua.

Karena kampus ini milik harapan,

milik mereka yang percaya pada masa depan,

yang ingin ilmu tumbuh tanpa batas,

dan persatuan berdiri tanpa bias.

 

Maka melangkahlah dengan niat yang bersih,

untuk dan atas nama kemajuan yang utuh,

agar universitas ini tak sekadar berdiri,

tetapi hidup, menginspirasi, dan memberi arti.

 

Terpilihnya rektor baru ini menjadi momentum penting bagi Universitas Jenderal Soedirman untuk semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.

Direktur advokasi TriBhata Banyumas, Salsabila Hasna Huwaida, S.H., menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa Unsoed ke arah yang lebih progresif, berintegritas, serta tetap berpijak pada nilai-nilai keberpihakan kepada kepentingan publik.

Kami mengucapkan selamat kepada Prof. Sodiq atas amanah yang diberikan. Harapan kami, Unsoed di bawah kepemimpinan beliau semakin maju, berintegritas, dan benar-benar hadir untuk masyarakat. Kampus tidak boleh terjebak pada sekat-sekat kepentingan, tetapi harus menjadi ruang ilmu yang bebas, jujur, dan berpihak pada kemajuan bersama,” ujar Salsa.

Lebih lanjut, Salsa menegaskan bahwa Yayasan Tribhata Banyumas sebagai badan hukum memiliki komitmen yang tidak bergantung pada figur kepemimpinan, melainkan pada eksistensi dan kemajuan institusi Universitas Jenderal Soedirman itu sendiri.

Tribhata Banyumas berdiri bukan untuk mendukung individu, melainkan untuk mengawal dan memastikan Unsoed tetap berada pada jalur pengabdian kepada masyarakat. Siapapun rektornya, kami akan tetap konsisten mendukung setiap langkah yang membawa kemajuan dan kemanfaatan bagi kampus dan masyarakat luas,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan Universitas Jenderal Soedirman dapat terus berkembang sebagai kampus kebanggaan masyarakat Banyumas, tidak hanya sebagai pusat keilmuan, tetapi juga sebagai motor penggerak perubahan sosial yang berkeadilan dan berkelanjutan.