SEBLAQ Dekatkan Generasi Muda dengan Al-Qur’an di Masjid Agung Baitusalam Purwokerto

PURWOKERTO – Semangat mendekatkan generasi muda dengan Al-Qur’an terasa hangat di penghujung Ramadan 1447 Hijriah. Remaja Islam Masjid Agung Baitusalam (RIMBAS) Purwokerto menggelar kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an (SEBLAQ) dengan format i’tikaf di Masjid Agung Baitusalam Purwokerto pada 13–14 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak menjelang berbuka puasa hingga selepas Subuh itu diikuti oleh puluhan remaja dan pemuda dari berbagai wilayah di Purwokerto dan sekitarnya. Peserta di antaranya berasal dari siswa-siswi SMA Boarding School Putra Harapan serta komunitas ODOJ (One Day One Juz) Banyumas.

Ketua Bidang Pembinaan RIMBAS, Bhayu Subrata, mengatakan kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan generasi muda dengan Al-Qur’an, khususnya di momentum Ramadan yang dikenal sebagai bulan diturunkannya kitab suci umat Islam tersebut.

“Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, maka sudah sewajarnya kita meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an,” ujar Bhayu di sela-sela kegiatan.

Ia berharap kegiatan seperti SEBLAQ dapat menjadi ruang spiritual bagi para remaja untuk memperdalam pemahaman sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Baitusalam Purwokerto, H. Sudarman, S.Ag, dalam sambutan pembukaan menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif para remaja masjid yang menghadirkan kegiatan positif bagi generasi muda di akhir Ramadan.

Menurutnya, aktivitas keagamaan yang dikemas dengan pendekatan komunitas seperti ini sangat penting untuk membangun karakter generasi muda yang religius sekaligus produktif.

Rangkaian kegiatan SEBLAQ diawali dengan dzikir sore berjamaah menjelang waktu berbuka puasa yang dipandu oleh pengurus RIMBAS. Suasana khusyuk terasa ketika para peserta bersama-sama melantunkan dzikir sambil menanti waktu berbuka.

Setelah melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah, peserta mengikuti materi Tahsinul Qur’an yang disampaikan oleh Ustaz Masnun Alim Al Hafidz, yang juga merupakan imam Masjid Agung Baitusalam.

Dalam materinya, ia menekankan pentingnya memperbaiki bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid yang benar, terutama pada surat Al-Fatihah yang dibaca dalam setiap rakaat salat.

“Terlebih lagi bacaan surat Al-Fatihah kita harus benar sesuai kaidah tata cara membaca Al-Qur’an,” ujarnya dengan penuh penekanan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tadarus bersama, di mana para peserta membaca Al-Qur’an hingga khatam 30 juz lengkap dengan terjemahannya.

Memasuki waktu sahur hingga Subuh, para peserta tetap mengikuti rangkaian ibadah berjamaah di masjid. Setelah salat Subuh, kegiatan ditutup dengan kajian tafsir Al-Qur’an surat Al-Fatihah yang disampaikan oleh Ustaz Amrullah Sucipto Aji, Direktur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Agung Baitusalam.

Dalam kajiannya, Amrullah menjelaskan makna surat Al-Fatihah secara rinci kata demi kata sehingga mudah dipahami oleh para peserta, khususnya kalangan remaja.

Melalui kegiatan ini, RIMBAS berharap para generasi muda tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami kandungan maknanya serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kebersamaan, kehangatan, serta semangat belajar yang terlihat sepanjang kegiatan menjadi bukti bahwa Ramadan masih menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.