Sambut Ramadhan 2026 Masjid Agung Baitussalam Siapkan Program “Masjid Berdaya Berdampak”

oleh Tim Redaksi

PURWOKERTO – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Panitia Amaliah Ramadhan (PAR) Masjid Agung Baitussalam (MAB) Purwokerto mulai mematangkan berbagai persiapan. Berdasarkan Kalender Hijriyah Global Tunggal, awal Puasa Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan Ketua PAR MAB, Drs. Samingan, Kepada Ir. H. Alief Einstein, M.Hum., yang juga bertugas sebagai Humas PAR MAB, Senin (1/12/2025).

Rapat Perdana Bahas Tema Masjid Berdaya Berdampak

Untuk menyambut momentum Ramadhan, PAR MAB telah menggelar rapat perdana pada 28 November 2025. Rapat tersebut mengusung tema “Masjid Berdaya Berdampak”, yang menekankan pentingnya masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan dan kegiatan sosial umat.

Dalam rapat itu, panitia menyusun rangkaian kegiatan pra-Ramadhan hingga program utama selama bulan suci.

Rangkaian Kegiatan Pra-Ramadhan

PAR MAB menghadirkan beberapa agenda penyambutan Ramadhan sebagai bentuk syiar dan penguatan spiritual masyarakat. Dua kegiatan utama pra-Ramadhan yang telah ditetapkan yaitu:

1. Kajian Akbar bersama Ustadz Abdullah Zen pada 8 Februari 2026 sebagai pengantar persiapan ruhani memasuki bulan suci.

2. Banyumas Mengaji ke-3 pada 15 Februari 2026, sebuah gerakan literasi Al-Qur’an yang telah menjadi agenda tahunan dan diharapkan mampu memperluas partisipasi umat.

Program Utama Ramadhan 2026

Memasuki bulan Ramadhan, MAB Purwokerto menyiapkan berbagai kegiatan ibadah dan edukasi keislaman yang dikemas untuk seluruh lapisan jamaah:

Kajian Ruqyah HBI, menghadirkan pendalaman spiritual melalui pendekatan syar’i.

Peringatan Nuzulul Qur’an bersama Ustadz Fauzar Al Hafidz, yang diharapkan menjadi momen penguatan nilai-nilai Qur’ani.

Kajian Subuh, Kajian Jelang Buka Bersama**, serta **Kuliah Tarawih**, yang akan diisi oleh para ustadz dan narasumber kompeten dari berbagai bidang keilmuan Islam.

Ketua PAR MAB, Drs. Samingan, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bertujuan menjadikan Ramadhan sebagai bulan pemberdayaan umat. “Kami ingin menjadikan masjid sebagai pusat keberkahan dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Tidak hanya ibadah, tapi juga edukasi dan kegiatan sosial,” ujarnya.

Program Baru: Donor Darah di Bulan Ramadhan

Salah satu wacana baru yang mencuri perhatian adalah program donor darah selama bulan Ramadhan. Inisiatif ini tengah dibahas lebih lanjut oleh panitia untuk memastikan kesiapan teknis serta kolaborasi dengan PMI dan tenaga medis.

Humas PAR MAB, Alief Einstein, menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi kontribusi nyata masjid dalam membantu kebutuhan darah di Banyumas, khususnya menjelang Lebaran. “Masjid harus hadir untuk menjawab kebutuhan umat. Donor darah di bulan Ramadhan akan menjadi simbol kepedulian sekaligus ibadah sosial,” katanya.

Komitmen MAB Menjadi Pusat Aktivitas Umat

Dengan rangkaian kegiatan yang semakin variatif, Masjid Agung Baitussalam menegaskan peran strategisnya sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat. Tema Masjid Berdaya Berdampak menjadi penegasan komitmen bahwa masjid dapat memainkan peran lebih luas bagi umat.

Panitia PAR MAB berkomitmen untuk terus memperbarui informasi terkait seluruh agenda Ramadhan 2026, termasuk jadwal lengkap, narasumber, serta teknis pelaksanaan.

Ramadhan 2026 di Masjid Agung Baitussalam diharapkan menjadi momentum penguatan iman, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat Purwokerto.