BANYUMAS – Anggota Komisi 4 DPRD Banyumas, Rachmat Imanda, menegaskan pentingnya peran strategis Project Management Office (PMO) dan Business Advisor (BA) dalam mengakselerasi perkembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurutnya, kedua unit ini adalah motor teknis yang menentukan arah pertumbuhan koperasi desa di seluruh wilayah Banyumas.
Mas Imanda menyampaikan bahwa KDMP sudah melewati fase penguatan pondasi sepanjang tahun 2025. Karena itu, ia menyebut tahun ini sebagai “tahun proses”, sedangkan tahun 2026 harus menjadi “tahun progres”.
“Kita tidak boleh berputar-putar di tahap pembenahan saja. Tahun depan harus menjadi momentum akselerasi, hasil nyata, dan lompatan perkembangan KDMP di tiap desa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa PMO dan BA tidak cukup hanya menjalankan rutinitas administratif, tetapi harus tampil lebih inovatif dalam pendampingan. Kreativitas, menurutnya, menjadi kunci agar KDMP mampu menjawab tantangan ekonomi desa yang terus berkembang.
“PMO dan BA harus menjadi rujukan teknis yang benar-benar dicari desa. Mereka harus hadir sebagai problem solver, bukan sekadar pengawas program,” tegas Mas Imanda.
Dalam pandangannya, keberhasilan KDMP tidak bisa hanya diukur dari jumlah anggota atau pembukuan yang rapi, tetapi dari kemampuan koperasi membangun ekosistem ekonomi desa yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Implementasi program, digitalisasi koperasi, dan penguatan kapasitas SDM harus berjalan lebih cepat dan terarah di tahun mendatang.
Mas Imanda juga menilai bahwa tantangan yang dihadapi KDMP ke depan akan semakin kompleks, mulai dari literasi keuangan masyarakat, daya saing produk desa, hingga konsistensi laporan. Karena itu, PMO dan BA harus memastikan tata kelola, inovasi usaha, dan monitoring program berada pada jalur yang benar.
Dengan penguatan fungsi teknis dan kreativitas pendamping, DPRD Banyumas berharap KDMP mampu menjadi model pengembangan ekonomi desa yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “KDMP punya potensi besar. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara progresif, profesional, dan konsisten,” tutup Mas Imanda.