Peraturan Menteri Agama Terbit, UIN Saizu Resmi Punya Fakultas Sains dan Teknologi

oleh Tim Redaksi

PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto resmi memiliki Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) setelah terbitnya Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 44 Tahun 2025. Regulasi tersebut menjadi dasar hukum penambahan fakultas baru sekaligus memperkuat struktur kelembagaan UIN Saizu.

PMA Nomor 44 Tahun 2025 yang ditetapkan Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar dan diundangkan pada 30 Desember 2025 itu mengubah Organisasi dan Tata Kerja UIN Saizu. Dengan terbitnya PMA tersebut, UIN Saizu kini secara resmi memiliki enam fakultas.

Fakultas Sains dan Teknologi menjadi fakultas keenam setelah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah, Fakultas Dakwah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Humaniora, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Penambahan fakultas ini menandai perluasan mandat keilmuan UIN Saizu.

Pada Fakultas Saintek, terdapat empat program studi, yakni Informatika, Ilmu Lingkungan, Arsitektur, serta Perpustakaan dan Sains Informasi. Keempat prodi tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan zaman sekaligus problem nyata di tengah masyarakat.

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, menegaskan bahwa kehadiran Fakultas Saintek bukan hanya untuk kepentingan akademik, tetapi juga untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Fakultas Sains dan Teknologi kami hadirkan agar UIN Saizu mampu berkontribusi nyata dalam menjawab persoalan masyarakat, mulai dari teknologi informasi, lingkungan hidup, tata ruang, hingga literasi dan pengelolaan pengetahuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, integrasi nilai keislaman dengan sains dan teknologi menjadi ciri utama pengembangan Fakultas Saintek.

“Ilmu pengetahuan harus membawa kemaslahatan. Karena itu, sains dan teknologi di UIN Saizu dikembangkan dengan landasan etika, moderasi, dan keberpihakan pada kemanusiaan,” tambah Prof. Ridwan.

Menurutnya, Fakultas Saintek juga membuka ruang lebih luas bagi akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pengabdian sosial. Kehadirannya diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Dengan berdirinya Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Saizu semakin menegaskan perannya sebagai kampus yang adaptif, kontributif, dan berpihak pada kemajuan masyarakat, sejalan dengan visinya sebagai Kampus Desa Mendunia.

editor ; s. abdul