MTs Miftahul Huda Rawalo Perkuat Layanan Pendidikan lewat Implementasi KMA 1503/2025

oleh Tim Redaksi

 

RAWALO, suarabanyumas.co.id – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Miftahul Huda Rawalo terus menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan pembelajaran bagi siswa serta wali murid. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 4 Februari 2026.

Kegiatan IHT ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menyesuaikan diri dengan regulasi terbaru sekaligus menjawab tantangan pendidikan global. KMA 1503 Tahun 2025 sendiri merupakan penyempurnaan dari KMA Nomor 450 Tahun 2024 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah.

Kepala MTs Miftahul Huda Rawalo, Kyai H. Khanan Masykur, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa transformasi kurikulum ini tidak sekadar bersifat administratif, melainkan bagian dari ikhtiar meningkatkan mutu layanan pendidikan yang lebih manusiawi dan bermakna bagi peserta didik.

“Dunia pendidikan terus bergerak, dan kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Hadirnya KMA 1503 Tahun 2025 adalah panggilan untuk kembali pada khitah pendidikan Islam yang sesungguhnya, yang berorientasi pada pembentukan karakter dan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui IHT ini para guru diharapkan memiliki pemahaman dan persepsi yang sama dalam membangun ekosistem madrasah yang unggul secara akademik, sekaligus ramah, empatik, dan penuh kasih sayang sesuai nilai-nilai Islam.

Narasumber kegiatan, Istiqomah, S.Pd., M.Pd., Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, menjelaskan bahwa KMA 1503 Tahun 2025 menitikberatkan pada dua pilar utama, yakni pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Ia menjelaskan, transformasi kurikulum tersebut menggunakan Rumus Pembelajaran Mendalam 8-3-3-4 yang mencakup delapan dimensi profil lulusan, tiga prinsip pembelajaran, tiga pengalaman belajar, dan empat kerangka kerja. Pendekatan ini dirancang untuk mendorong pemahaman konsep secara utuh dan penerapannya dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, model pembelajaran ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan madrasah yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual, sehingga siap menjadi pribadi toleran, nasionalis, dan berdaya saing.

Melalui implementasi KMA 1503 Tahun 2025, MTs Miftahul Huda Rawalo menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan berkualitas yang memberi manfaat nyata bagi siswa dan wali murid, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai pusat pembentukan generasi berakhlak mulia.

Kontributor : Nelli Rakhmawati
Editor : Izzati