Mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia Hadirkan Portal Digital Desa Pengadegan

oleh Tim Redaksi

Wangon, suarabanyumas.co.id – Mahasantri Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ma’had Aly Andalusia kembali menunjukkan peran strategis santri dalam menjawab kebutuhan masyarakat berbasis teknologi. Melalui KKN Kelompok 3 yang bertugas di Desa Pengadegan, Kecamatan Wangon, Banyumas, Mahasantri Ma’had Aly Andalusia secara resmi menyerahkan Portal Layanan dan Berita Digital Desa Pengadegan kepada Pemerintah Desa setempat sebagai produk pengabdian berkelanjutan.

Kepala Desa Pengadegan, Kursiwan, mengapresiasi kehadiran portal digital desa yang dinilai mampu mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka dan informatif. “Portal ini sangat membantu pemerintah desa dalam menyampaikan informasi dan layanan kepada masyarakat secara cepat dan transparan,” ujarnya usai penandatanganan berita acara serah terima di Balai Desa Pengadegan, Senin, 26 Januari 2026.

Ketua KKN Mahasantri Kelompok 3, Rakhmat Puji Iryanto, menyampaikan bahwa program digitalisasi desa sengaja dipilih agar KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. “Kami ingin meninggalkan karya yang bisa terus dimanfaatkan oleh desa dalam jangka panjang dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” katanya.

Portal desa yang diberi nama desapengadegan.id dikembangkan sebagai pusat informasi publik yang memuat layanan administrasi desa, berita kegiatan, profil pemerintahan, hingga dokumentasi program kemasyarakatan. Kehadiran portal ini diharapkan mampu memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus menjadi sarana komunikasi resmi antara pemerintah desa dan warga.

Dari sisi teknis, pengembangan website dikerjakan secara mandiri oleh Mahasantri KKN. Web developer dari tim KKN, Ramah Tegar Pambudi, menjelaskan bahwa seluruh sistem dibangun dengan memperhatikan aspek keamanan dan keberlanjutan. “Kami mengelola domain dan server sendiri, memasang sertifikat SSL, serta mengintegrasikan Google Search Console dan Google Analytics agar website mudah diakses dan terpantau kinerjanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengisian konten dilakukan berdasarkan hasil penggalian data lapangan dan penelusuran sejarah Desa Pengadegan, sehingga informasi yang ditampilkan tidak hanya aktual, tetapi juga memiliki nilai dokumentasi jangka panjang.

Program digitalisasi desa tersebut menjadi bagian dari rangkaian KKN Mahasantri Ma’had Aly Andalusia yang mencakup bidang sosial, keagamaan, dan keprodian. Melalui pendekatan ini, Mahasantri berupaya menghadirkan pengabdian yang kontekstual dengan kebutuhan desa sekaligus memperluas peran santri di ruang publik digital.

Penyerahan portal layanan dan berita digital ini menegaskan bahwa Mahasantri KKN Ma’had Aly Andalusia tidak hanya unggul dalam penguasaan keilmuan pesantren, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Produk KKN ini diharapkan menjadi contoh pengabdian santri yang maslahat, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman.