BANYUMAS – Polemik terkait belum diterimanya sertifikat kejuaraan Popda Jawa Tengah 2024 oleh keluarga atlet taekwondo Banyumas akhirnya terselesaikan dalam waktu kurang dari satu hari. Trisno, orang tua dari Mutiara Putri Tertia—peraih Juara 3 cabang olahraga taekwondo—resmi menerima sertifikat tersebut pada Senin, 17 November 2025.
Sertifikat diserahkan langsung oleh Sabem Dian dari Sanggar Soebandi kepada Trisno setelah ia mengadukan persoalan tersebut ke Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto. Pengaduan dilakukan pada hari yang sama, dan respons cepat pun diberikan oleh pihak klinik hukum.
Kuasa hukum Peradi SAI Purwokerto, H. Djoko Susanto, SH, membenarkan bahwa penyerahan dokumen dilakukan tak sampai 24 jam sejak laporan diterima.
“Penyerahan dilakukan kurang dari 24 jam setelah laporan kami terima. Sertifikat telah diserahkan dari Sabem Dian kepada orang tua atlet,” ujar Djoko Susanto.
Trisno menyampaikan rasa lega dan terima kasih atas langkah cepat yang diambil, mengingat sertifikat tersebut sangat dibutuhkan untuk keperluan administrasi pendidikan putrinya.
“Saya berterima kasih kepada Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto yang sudah membantu. Sertifikat ini sangat penting untuk keperluan pendidikan anak saya,” ungkapnya.
Aduan Berawal dari Sertifikat yang Tak Kunjung Diterima
Sebelumnya, meski medali Popda Jateng 2024 telah diterima, sertifikat resmi kejuaraan belum juga diberikan kepada keluarga atlet. Kondisi inilah yang mendorong Trisno meminta bantuan melalui Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto.
Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan menghubungi pihak terkait, hingga akhirnya Sabem Dian menyerahkan sertifikat tanpa hambatan.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pelayanan administrasi yang tertib dan responsif, terutama bagi atlet pelajar yang membutuhkan dokumen resmi untuk menunjang pendidikan maupun karier prestasinya.
Penanganan cepat yang dilakukan Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto menjadi sorotan positif masyarakat. Sejumlah pihak menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen institusi hukum dalam memberikan layanan advokasi kepada warga secara efektif dan tanpa berbelit.
Dengan selesainya polemik ini, Trisno dan keluarga kini dapat kembali fokus mendukung prestasi Mutiara Putri Tertia dalam dunia taekwondo.