BANYUMAS — Agus Priyanggodo, yang akrab disapa Agus Nova, resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas untuk sisa masa bakti 2024–2029. Prosesi pelantikan digelar dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Banyumas, Selasa (3/2/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, jajaran Forkopimda Plus, seluruh anggota DPRD, serta tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Tancap Gas Usai Dilantik, Nova Benahi Struktur Internal
Menandai awal kepemimpinannya, Nova langsung melakukan penataan struktur organisasi DPRD. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas tata tertib dewan yang melarang praktik rangkap jabatan di lingkungan legislatif.
“Saya hanya berperan sebagai koordinator. Tugas utama kita adalah menghimpun dan memperjuangkan seluruh aspirasi wakil rakyat yang ada di sini,” tegas Nova dalam sambutan perdananya.
Sebelum dilantik sebagai Ketua DPRD, Nova diketahui memegang sejumlah posisi strategis, antara lain Ketua Komisi II, Ketua Fraksi, serta anggota Badan Kehormatan (Banhorm) dan Badan Anggaran (Banggar). Untuk menyesuaikan aturan, perubahan jabatan pun diumumkan dalam rapat paripurna, di antaranya:
Ketua Fraksi kini dijabat oleh Anang Agus Kostrad, menggantikan posisi sebelumnya.
Ketua Komisi II resmi diserahkan kepada Jasmin, sesuai hasil keputusan internal komisi.
Perkuat Koordinasi dan Sinergi Antar Lembaga
Sebagai agenda awal, Nova telah menjadwalkan rapat koordinasi bersama pimpinan DPRD dan seluruh pimpinan fraksi guna menyelaraskan langkah strategis ke depan.
Ia mengakui memimpin lembaga legislatif bukanlah tugas ringan. Namun, Nova optimistis amanah tersebut dapat dijalankan dengan dukungan seluruh anggota dewan dan komunikasi yang solid.
“Memimpin lembaga besar ini memang penuh tantangan. Tetapi, dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, insya Allah semua beban bisa kita hadapi bersama,” ujarnya.
Nova juga menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi tidak hanya di internal DPRD, tetapi juga dengan pihak eksekutif dan Muspida. Ia berharap DPRD Banyumas semakin aspiratif, terbuka, dan mampu menempatkan diri sebagai representasi kepentingan masyarakat.
“Kredibilitas DPRD harus terus dijaga melalui pelaksanaan tugas dan fungsi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab,” pungkasnya.