CILONGOK, suarabanyumas.co.id – Gelombang dukungan politik akar rumput terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kabupaten Banyumas kian menggila. Dalam perkembangan terbaru, PSI Banyumas menerima pengajuan Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) dari 20 desa sekaligus di Kecamatan Cilongok, menandai lonjakan konsolidasi partai hingga level terbawah.
Momentum tersebut terungkap saat Ketua DPD PSI Banyumas, Mubaedah alias Kang Ubed, menerima perwakilan DPC PSI Cilongok. Pengajuan kolektif ini dinilai sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan dan partisipasi masyarakat desa terhadap PSI sebagai wadah politik baru yang inklusif.
Kang Ubed menyebut geliat di Cilongok sebagai “kabar gembira politik” bagi PSI Banyumas. “Ini bukan sekadar urusan struktur, tapi cerminan semangat warga desa yang ingin terlibat langsung membangun politik dari bawah. 20 desa mengajukan DPRT sekaligus, ini luar biasa,” tegasnya.
Menurutnya, fenomena tersebut membuktikan bahwa PSI mulai menemukan irama kuat di tingkat akar rumput. Kehadiran DPRT di desa-desa diyakini akan mempercepat penyebaran gagasan politik bersih, rasional, dan berpihak pada kepentingan rakyat kecil.
Tak berhenti di Cilongok, Kang Ubed memastikan gelombang konsolidasi akan merambat ke kecamatan lain. “Cilongok ini pemantik. Setelah ini, kecamatan lain akan menyusul. Target kami jelas: struktur PSI lengkap di 331 desa se-Banyumas,” ujarnya dengan optimistis.
Ia menambahkan, meningkatnya minat masyarakat bergabung dengan PSI tak lepas dari konsistensi partai dalam membawa narasi perubahan, keterbukaan, serta semangat politik yang dekat dengan realitas warga sehari-hari.
Dengan penguatan struktur hingga tingkat desa, PSI Banyumas menegaskan kesiapannya menjadi kekuatan politik yang tumbuh dari rakyat. “Kami ingin PSI benar-benar hadir di desa, mendengar warga, dan bekerja bersama masyarakat Banyumas,” pungkas Kang Ubed.