PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Banyumas mulai melakukan verifikasi dan validasi data kader secara by name by address sebagai langkah konsolidasi besar menuju agenda politik ke depan. Langkah ini dipimpin langsung Ketua DPD PSI Banyumas, Mubaedah yang akrab disapa Kang Ubed, sebagai upaya membangun basis kader yang solid, terukur, dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.
Verifikasi dilakukan menyeluruh hingga tingkat desa dengan pendekatan faktual, memastikan identitas, alamat, serta keterlibatan aktif kader benar-benar valid. Langkah ini bukan sekadar pembaruan administrasi, tetapi bagian dari strategi penguatan mesin partai secara sistematis dan berbasis data.
“Politik modern tidak bisa lagi mengandalkan asumsi dan klaim angka semata. Akurasi data menjadi kunci dalam menyusun strategi pemenangan, pendidikan politik, hingga program pemberdayaan kader. Kami ingin memastikan bahwa setiap kader PSI di Banyumas terdata jelas by name by address,” tegas Ubed yang juga pengusaha muda tersebut.
Ia menjelaskan, latar belakang gerakan ini adalah kebutuhan membangun struktur partai yang presisi dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat. Dengan data yang valid, partai dapat memetakan kekuatan riil di setiap wilayah, sekaligus menyusun strategi komunikasi dan gerakan politik yang lebih efektif dan terarah.
Menurut Kang Ubed, verifikasi ini juga menjadi bagian dari konsolidasi jangka panjang menghadapi kontestasi politik 2029. PSI Banyumas ingin memastikan kader bukan hanya tercatat di atas kertas, tetapi benar-benar aktif, ideologis, dan siap menjadi ujung tombak perjuangan partai di tengah masyarakat.
“Target kami jelas, membangun fondasi mesin politik yang kuat dan terukur. Ketika struktur dan kader sudah solid, maka kerja-kerja politik, advokasi masyarakat, hingga pemenangan pemilu akan berjalan lebih sistematis dan terorganisir,” ujarnya.
Melalui langkah ini, DPD PSI Banyumas menegaskan komitmennya sebagai partai yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Konsolidasi berbasis data dinilai sebagai strategi visioner untuk memastikan partai tetap relevan, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan politik lokal maupun nasional di masa mendatang.