PURWOKERTO – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Banyumas mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 16 atlet menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) di Hotel Dominic, Purwokerto, selama 1–21 Oktober 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya FPTI Banyumas untuk mengantarkan atlet panjat tebing meraih prestasi terbaik dalam pesta olahraga tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026 di Semarang Raya.
Tak sekadar menggenjot kemampuan teknis, pemusatan latihan ini juga diarahkan untuk memperkuat kondisi fisik, kesiapan mental, serta konsistensi penampilan atlet saat menghadapi persaingan di arena pertandingan.
Kepala Pelatih Panjat Tebing Banyumas, Santi, bersama jajaran pelatih telah menyiapkan program latihan intensif. Seluruh atlet dipersiapkan agar mampu menjaga kondisi tubuh, meningkatkan keterampilan, dan membangun kepercayaan diri menjelang kompetisi.
Persiapan tersebut dinilai penting karena panjat tebing menuntut perpaduan kekuatan fisik, ketepatan teknik, kecepatan, konsentrasi, dan keberanian dalam mengambil keputusan saat memanjat.
Target Dua Emas, Modal Juara Pra-Porprov
Ketua Umum FPTI Banyumas, Widodo Sugiri, mengatakan panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Banyumas untuk mendulang medali pada Porprov Jateng 2026.
FPTI Banyumas memasang target dua medali emas. Target tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi para atlet untuk membuktikan hasil latihan melalui penampilan maksimal saat pertandingan.
Optimisme itu tidak lepas dari hasil yang diraih tim panjat tebing Banyumas pada ajang Pra-Porprov. Dalam kompetisi tersebut, Banyumas berhasil menempati peringkat pertama.
Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Porprov. Namun, hasil pada babak kualifikasi tetap harus diikuti dengan persiapan yang konsisten karena persaingan di ajang utama akan menentukan pencapaian akhir setiap kontingen.
Melalui pemusatan latihan, FPTI Banyumas berupaya menjaga momentum positif tersebut sekaligus memperbaiki aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan.
Persiapan Fisik, Teknik, dan Mental
Pemusatan latihan hingga 21 Oktober menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk memantau perkembangan kemampuan masing-masing atlet sebelum memasuki masa pertandingan.
Kesiapan fisik diperlukan untuk menunjang performa selama kompetisi. Sementara itu, penguasaan teknik dan konsentrasi menjadi faktor penting agar atlet dapat menjalankan strategi dengan baik ketika menghadapi jalur panjatan yang menantang.
Aspek mental juga mendapat perhatian. Atlet dituntut mampu mengendalikan tekanan, menjaga fokus, serta tampil percaya diri ketika berhadapan dengan pesaing dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
FPTI Banyumas berharap seluruh atlet dapat mengikuti program latihan secara optimal dan menjaga kondisi hingga hari pertandingan.
Target dua medali emas bukan hanya menjadi sasaran prestasi cabang olahraga panjat tebing, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perolehan medali kontingen Kabupaten Banyumas secara keseluruhan.
Dengan bekal hasil Pra-Porprov dan persiapan intensif yang dijalani, FPTI Banyumas berupaya membawa 16 atletnya tampil kompetitif di Porprov Jateng 2026. Hasil akhir di arena pertandingan nantinya akan menjadi pembuktian atas proses latihan dan kesiapan tim dalam mengejar target yang telah ditetapkan.