Telkom University Latih Guru SMA di Cilacap Buat Media Pembelajaran Interaktif

Cilacap, suarabanyumas.co.id – Telkom University melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) menggelar Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru SMA di SMAN 1 Maos, Kabupaten Cilacap, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom University mendukung transformasi digital pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital. Kegiatan menyasar guru SMA sebagai mitra utama dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Kegiatan PkM ini diketuai M. Lukman Leksono, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Danny Kurnianto, S.T., M.Eng. Lukman sekaligus menjadi narasumber kegiatan dan mengatakan peningkatan kompetensi digital guru menjadi penting karena teknologi telah menjadi bagian dari kehidupan dan pola belajar generasi saat ini.

“Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali guru agar mampu membuat dan memanfaatkan media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan media yang tepat, pembelajaran diharapkan menjadi lebih menarik, komunikatif, dan mendorong siswa untuk lebih aktif,” kata Lukman.

Dalam pelatihan tersebut, guru mendapatkan pemahaman mengenai konsep dan prinsip media pembelajaran interaktif sekaligus praktik pembuatannya. Peserta diarahkan untuk mengembangkan media yang dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan belajar mengajar sesuai dengan mata pelajaran yang diampu.

Lukman menambahkan, pengembangan media pembelajaran tetap harus berangkat dari tujuan pedagogis. Karena itu, guru tidak hanya dituntut menguasai aplikasi atau perangkat teknologi, tetapi juga mampu merancang konten yang mendorong kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan keterlibatan aktif siswa.

Melalui kegiatan ini, Telkom University menargetkan adanya peningkatan keterampilan guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran interaktif secara mandiri. Kemampuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga inovasi pembelajaran tidak berhenti setelah pelatihan selesai.

Kepala SMAN 1 Maos, Aris Sugiharto, S.Pd., M.Si., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan manfaat bagi guru karena dapat menambah wawasan sekaligus keterampilan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang lebih menarik dan relevan bagi siswa.