PURWOKERTO, suarabanyumas.co.id – Konsolidasi besar digelar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Banyumas di Sekretariat DPD PSI Jalan Gerilya, Purwokerto Selatan. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Dewan Pertimbangan Nasional PSI, Gus Dhofir Farisi, yang juga dikenal sebagai menantu Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, perwakilan DPC, hingga DPRT PSI dari berbagai kecamatan di Banyumas. Konsolidasi ini sekaligus menjadi penguatan struktur partai menjelang berbagai agenda politik ke depan.
Ketua DPD PSI Banyumas, Mubaedah atau yang akrab disapa Kang Ubed, mengatakan bahwa kehadiran Gus Dhofir Farisi membawa energi baru bagi kader PSI di Banyumas. Terutama dalam menghidupkan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Gus Dur.
“Kami merasa terhormat bisa berdiskusi langsung dengan Gus Dhofir. Spirit perjuangan Gus Dur tentang kemanusiaan, keberanian, dan keberpihakan kepada rakyat sangat relevan dengan perjuangan PSI hari ini,” ujar Bos Ubed.
Menurutnya, momentum Ramadhan yang beriringan dengan peringatan Nuzulul Quran menjadi waktu yang tepat bagi kader partai untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat integritas dalam berpolitik. Ramadhan mengajarkan kejujuran dan keikhlasan. Nilai-nilai itu harus menjadi fondasi dalam kerja politik PSI agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Bos Ubed menegaskan bahwa konsolidasi ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi PSI di Jawa Tengah. Sebagaimana diketahui, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menargetkan provinsi ini sebagai basis kekuatan partai atau yang dikenal dengan istilah “Jateng Kandang Gajah.”
“Target besar itu tidak mungkin tercapai tanpa kerja organisasi yang solid. Karena itu kami terus memperkuat struktur hingga tingkat DPRT agar PSI benar-benar hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Banyumas memiliki potensi besar menjadi salah satu daerah penggerak PSI di wilayah Jawa Tengah. Dengan semangat kader muda serta dukungan masyarakat, PSI Banyumas optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam peta politik daerah.
“PSI Banyumas ingin menjadi rumah perjuangan bagi generasi muda yang ingin menghadirkan politik bersih, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat,” tegas Bos Ubed.
Melalui konsolidasi yang menghadirkan tokoh nasional seperti Dhofir Farisi, PSI Banyumas berharap dapat terus memperluas jejaring serta memperkuat gerakan politik yang berakar pada nilai kemanusiaan, sebagaimana diwariskan oleh Gus Dur.