KAI Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Daop 5 Purwokerto Lakukan Inspeksi Operasional

oleh Tim Redaksi

PURWOKERTO – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan perjalanan inspeksi sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Pemeriksaan ini difokuskan pada kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta fasilitas pelayanan di seluruh wilayah operasi.

Inspeksi dilakukan di dua lintas utama, yaitu lintas utara dan lintas selatan. Pada lintas selatan, Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Direksi KAI, perwakilan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa inspeksi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aspek operasional siap menghadapi lonjakan penumpang saat Lebaran.

“Kami ingin memastikan seluruh unsur operasional, mulai dari SDM, sarana, prasarana hingga layanan pelanggan berada dalam kondisi optimal. Ini bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api selama Lebaran,” jelasnya, Selasa (10/2/2026).

IMG 20260210 170018 Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa inspeksi ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh aspek operasional siap menghadapi lonjakan penumpang saat Lebaran.

Ia menambahkan, persiapan Angkutan Lebaran tidak hanya dilakukan oleh internal KAI. Bersama DJKA Kemenhub, KAI Daop 5 Purwokerto telah melaksanakan serangkaian rampcheck untuk memastikan kelayakan sarana dan prasarana sesuai standar keselamatan perkeretaapian, sekaligus pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada fasilitas pelayanan penumpang.

Dalam periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), KAI Daop 5 Purwokerto menyiapkan 258.192 tempat duduk. Rinciannya, 213.884 tempat duduk disediakan untuk kereta api jarak jauh komersial dan 44.308 tempat duduk untuk kereta api jarak jauh bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO).

Guna memperkuat pengamanan dan keselamatan perjalanan, KAI juga menambah jumlah personel di wilayah Daop 5. Sebanyak 82 petugas bantuan pengamanan diterjunkan dengan dukungan TNI dan Polri. Selain itu, disiagakan pula 50 Petugas Penilik Jalan (PPJ) tambahan, 5 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra, 3 penjaga daerah rawan, serta 24 petugas customer service mobile.

“Pengawasan di lapangan kami tingkatkan, baik pada jalur rel, perlintasan sebidang, maupun fasilitas pendukung lainnya, agar perjalanan kereta api tetap aman dan nyaman bagi pelanggan,” ungkap As’ad.

Melalui inspeksi menyeluruh, rampcheck bersama regulator, serta penguatan personel, KAI berharap pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang andal bagi masyarakat.