Banjir Lumpur Lumpuhkan Produksi Air, Ribuan Pelanggan  Terdampak

oleh Tim Redaksi

Banjir Lumpur Lumpuhkan Produksi Air, Ribuan Pelanggan  Terdampak

BANYUMAS – Aktivitas produksi di MA (Moving Average) Karangtengah, Kecamatan Cilongok, terpaksa dihentikan sementara akibat luapan sungai yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas bagian barat, Sabtu (24/1/2026). Dampaknya, aliran air bersih bagi pelanggan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Satria Banyumas di beberapa kecamatan terganggu.

Penghentian operasional dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan instalasi dan personel, sekaligus mencegah potensi kerusakan akibat banjir. Luapan sungai tersebut memengaruhi wilayah padat penduduk di empat kecamatan utama, yakni Karanglewas, Ajibarang, Cilongok, dan Purwojati.

Di Kecamatan Karanglewas, desa yang terdampak meliputi Karangkemiri, Karanggude, dan Tamansari. Sementara di Ajibarang, gangguan aliran air dirasakan warga Pancurendang, Kalibenda, Lesmana, Jingkang, Sawangan, dan Banjarsari.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Cilongok, dengan desa Kalisari, Pernasidi, Pejogol, Cilongok, Langgongsari, Karanglo, Pageraji, dan Cipete masuk dalam daftar wilayah terdampak. Adapun di Kecamatan Purwojati, warga Kaliputih dan desa sekitarnya juga mengalami gangguan pasokan.

Pihak Perumdam Satria Banyumas memperkirakan penghentian produksi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga kondisi dinyatakan aman. Penanganan di lapangan melibatkan sekitar lima personel untuk memastikan instalasi kembali berfungsi normal secepat mungkin.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan diharapkan menyiapkan cadangan air bersih selama proses pemulihan berlangsung. Perumdam juga meminta pelanggan memantau informasi resmi terkait perkembangan penanganan dan jadwal normalisasi distribusi air.