Selamat! Resmi Dikukuhkan, Uus Uswatussolihah Raih Gelar Doktor ke-82 Pascasarjana UIN Saizu

Purwokerto, suarabanyumas.co.id – Pascasarjana UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto kembali mencetak doktor baru melalui pelaksanaan Ujian Promosi Doktor atas nama Uus Uswatussolihah, Selasa (6/1/2026). Promosi doktor ini menandai pengukuhan Uus Uswatussolihah sebagai doktor ke-82 yang dilahirkan Pascasarjana UIN Saizu.

Ujian promosi berlangsung di Ruang Ujian Doktor Lantai 1 Gedung Pascasarjana UIN Saizu sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Agenda akademik tersebut menjadi puncak perjalanan studi doktoral Uus Uswatussolihah setelah menempuh rangkaian penelitian dan penulisan disertasi secara intensif.

Dalam ujian tersebut, Uus Uswatussolihah mempertahankan disertasi berjudul “Komodifikasi Agama dalam Dakwah Model Pelatihan bagi Perempuan Kelas Menengah Indonesia (Studi pada Pelatihan Spiritual Motherhood dan Miracle Women)”. Disertasi ini mengangkat isu dakwah kontemporer dengan pendekatan kritis terhadap dinamika spiritualitas masyarakat modern.

Sidang promosi doktor dipimpin dan diuji oleh tim penguji yang terdiri dari para profesor dan doktor Pascasarjana UIN Saizu. Para penguji memberikan pendalaman substansi, metodologi, serta kontribusi keilmuan disertasi terhadap pengembangan studi dakwah dan kajian Islam kontemporer.

Penelitian Uus Uswatussolihah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutika Paul Ricoeur dan etnografi. Riset dilakukan di Jakarta dan Purwokerto sebagai representasi masyarakat urban dan semi-urban, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pelatihan Spiritual Motherhood dan Miracle Women merepresentasikan bentuk dakwah Islam kontemporer yang dikemas secara profesional. Dakwah tidak hanya disampaikan melalui ceramah konvensional, tetapi melalui modul pelatihan terstruktur, narasi personal, serta pemanfaatan media digital dan jejaring sosial.

Dalam disertasinya, Uus Uswatussolihah mengungkap adanya proses komodifikasi agama, yakni transformasi nilai-nilai religius menjadi layanan dan produk spiritual berbayar. Namun, fenomena tersebut dipandang sebagai respons dakwah terhadap kebutuhan spiritual perempuan kelas menengah yang menghadapi kompleksitas kehidupan modern.

Pengukuhan Uus Uswatussolihah sebagai doktor ke-82 menegaskan konsistensi Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto dalam melahirkan lulusan doktoral yang kritis, kontekstual, dan relevan dengan realitas sosial. Melalui riset-riset dakwah kontemporer, UIN Saizu terus memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan kajian Islam yang adaptif terhadap tantangan zaman.