Kapolresta Banyumas Himbau Warga Rayakan Tahun Baru dengan Kegiatan Positif, Larang Petasan dan Konvoi

BANYUMAS – Menjelang pergantian malam Tahun Baru 2025–2026, Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo mengimbau seluruh masyarakat untuk merayakan momentum tersebut dengan kegiatan yang positif, sederhana, dan penuh kepedulian sosial. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk keprihatinan atas musibah bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

“Kita masih prihatin dengan saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah. Untuk itu, saya mengajak masyarakat Banyumas mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif, doa bersama, dan tidak melakukan euforia berlebihan,” ujar Kombes Pol Ari Wibowo.

Kapolresta secara tegas mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, mercon, maupun kembang api, baik secara perorangan maupun kelompok. Pihak kepolisian juga telah memberikan imbauan kepada sejumlah titik yang sebelumnya kerap menjadi lokasi penyalaan petasan agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut.

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan arak-arakan atau konvoi kendaraan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan keselamatan lalu lintas.

“Lebih baik kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Jangan ada konvoi, jangan ada petasan. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

Imbauan Tertib Lalu Lintas di Tengah Cuaca Hujan

Kapolresta juga mengingatkan para pengguna jalan agar selalu tertib berlalu lintas, mengingat kondisi cuaca dalam beberapa pekan terakhir cenderung hujan.

“Patuhi rambu-rambu lalu lintas, perhatikan keselamatan dalam berkendara, pastikan kendaraan dan pengendara dalam kondisi aman. Keselamatan adalah yang utama,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan kerumunan massa, Polresta Banyumas telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan skema Plan A dan Plan B yang akan diterapkan secara situasional.

“Jika terjadi keterlambatan arus atau kepadatan, akan dilakukan pengalihan. Bukan hanya di jalan, tapi juga di titik-titik keramaian seperti objek wisata, Menara Pandang, GOR, hingga kawasan Baturraden,” jelasnya.

500 Lebih Personel Gabungan Dikerahkan

Dalam rangka pengamanan malam Tahun Baru, Polresta Banyumas mengerahkan personel dalam Operasi Lilin Candi 2025. Sebanyak sekitar 200 personel Polri, dan total 524 personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP diterjunkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Personel akan kami tempatkan di titik-titik strategis dan rawan kerumunan. Semua bergerak sesuai dinamika situasi di lapangan,” imbuh Kapolresta.

Tradisi Tanam Pohon Sebagai Wujud Syukur

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Kapolresta juga menjelaskan tradisi baru di lingkungan Polda Jawa Tengah, yakni penanaman pohon oleh anggota yang naik pangkat.

“Setiap anggota yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi pada 1 Januari 2026 diwajibkan membawa dan menanam satu pohon. Ini adalah wujud rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap lingkungan,” terangnya.

Penanaman pohon dilakukan serentak di seluruh Jawa Tengah, baik di pekarangan rumah, lingkungan kerja, maupun lokasi lain yang memungkinkan.

Ajak Semua Elemen Masyarakat Turut Berperan

Kapolresta Banyumas menegaskan bahwa menjaga kondusivitas tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan. Oleh karena itu, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kapolsek untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat.

“Kami mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, RT, RW, hingga unsur pemerintahan desa untuk bersama-sama memberikan imbauan dan mengarahkan masyarakat pada kegiatan yang positif,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar masyarakat Banyumas mendoakan saudara-saudara yang terdampak bencana dan bersama-sama menciptakan suasana pergantian tahun yang aman, nyaman, dan penuh empati.

“Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat agar segera pulih. Dan untuk kita semua di Banyumas, semoga dijauhkan dari segala bahaya dan bencana,” pungkasnya.