BANJARNEGARA — Direktur PT Penerbit Qriset Indonesia, Adi Fathul Qohar, M.Pt, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi mendalam kepada drh. Aang Hasanudin yang berhasil meraih penghargaan PNS Terbaik se-Jawa Barat kategori Inovatif yang diselenggarakan oleh BKD Provinsi Jawa Barat. Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiahnya yang berjudul “Pengobatan Tradisional Ternak”, sebuah buku yang diterbitkan oleh PT Penerbit Qriset Indonesia.
Dalam keterangannya, Adi Fathul Qohar, M.Pt menyatakan bahwa pencapaian drh. Aang merupakan kebanggaan besar, bukan hanya bagi instansi tempatnya bertugas, tetapi juga bagi dunia literasi dan pengembangan pengetahuan di bidang kesehatan hewan.
“Kami di PT Penerbit Qriset Indonesia merasa sangat bangga atas penghargaan yang diterima drh. Aang Hasanudin. Buku ‘Pengobatan Tradisional Ternak’ adalah karya inovatif yang lahir dari pengalaman lapangan dan kecintaan beliau terhadap dunia peternakan. Semoga prestasi ini membawa dampak luas bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi penulis serta PNS lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Adi Fathul Qohar.
Buku Pengobatan Tradisional Ternak dinilai memberikan kontribusi besar dalam memperkenalkan metode pengobatan alternatif berbasis kearifan lokal yang mudah diterapkan oleh peternak di berbagai daerah. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya literatur kesehatan hewan, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan pengetahuan tradisional yang selama ini kurang terdokumentasikan.
Penghargaan PNS Terbaik kategori Inovatif yang diterima drh. Aang menjadi bukti bahwa kreativitas dan inovasi dapat berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Karya tersebut juga memperlihatkan bahwa penerapan ilmu pengetahuan dapat dipadukan dengan kearifan lokal untuk menghasilkan solusi yang bermanfaat secara langsung bagi masyarakat.
PT Penerbit Qriset Indonesia berharap keberhasilan ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar dan berkelanjutan.
“Semoga buku ini memberikan dampak luas bagi semua kalangan, terutama para peternak, praktisi, dan akademisi. Kami akan terus mendukung karya-karya inovatif seperti ini demi kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia,” tambah Adi Fathul Qohar.
Dengan apresiasi yang diberikan, drh. Aang Hasanudin diharapkan terus berkarya dan menghadirkan inovasi-inovasi baru yang dapat membawa manfaat lebih luas bagi dunia peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia.