PURWOKERTO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Tim mahasiswa Program Studi Teknik Sipil berhasil meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi National Bridge Design Competition (NBDC) Civil Expo ITS 2025, yang diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Adalah tiga mahasiswa— gnacio Immanuel, Ridho, dan Rifky—yang tampil gemilang dengan membawa konsep jembatan inovatif bertajuk Jembatan Mandala. Mereka berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui perpaduan kekuatan teknis dan estetika yang matang.
Desain Futuristik: Arc Cable-Stayed dengan Spirit Keberlanjutan
Jembatan Mandala dirancang dengan bentang utama 200 meter, tinggi struktur 50 meter, dan mengadopsi sistem cable-stayed arc bridge—kombinasi antara kabel stayed dan struktur busur. Konsep ini menghasilkan desain yang tidak hanya kuat menahan beban, tetapi juga menampilkan karakter visual yang modern dan elegan.
“Kami merancang Jembatan Mandala dengan mempertimbangkan efisiensi struktur sekaligus nilai arsitektural. Tipe arc–cable stayed menjadikan desain ini menarik sekaligus fungsional,” ujar Ignacio, ketua tim, usai pengumuman pemenang.
Tak berhenti pada aspek struktur, mereka juga mengintegrasikan konsep green infrastructure serta prinsip ketahanan iklim. Material dipilih secara efisien, struktur dibuat adaptif terhadap beban angin dan perubahan iklim, sekaligus tetap memperhatikan dampak lingkungan jangka panjang.
Peran Dosen Pembimbing dan Dukungan Akademik
Dalam proses perancangan, tim dibimbing oleh Indra Rio Saputro, S.T., M.Sc., yang memberikan masukan strategis pada analisis struktur, optimalisasi desain, hingga integrasi aspek keberlanjutan. Pendampingan intensif tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mematangkan desain hingga tahap final penilaian.
Dekan Fakultas Teknik Unsoed menyampaikan apresiasinya atas prestasi tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa Unsoed dalam menghadirkan solusi desain yang relevan dengan tantangan infrastruktur masa kini.
“Prestasi Juara 2 dalam kompetisi nasional tingkat bergengsi seperti NBDC menunjukkan bahwa mahasiswa kami mampu menghasilkan desain inovatif dan kompetitif,” ujarnya.
Kemenangan ini menegaskan posisi Teknik Sipil Unsoed sebagai salah satu kekuatan baru dalam kompetisi perancangan jembatan di Indonesia. Tim berharap Jembatan Mandala dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan desain infrastruktur nasional yang berkelanjutan dan visioner.
Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi anak-anak daerah tidak kalah bersinar di panggung nasional—bahkan siap menjadi bagian dari masa depan rekayasa teknik Indonesia.